4 Komoditas Untuk OPM

Share this :

Kediri, Memo – Jelang lebaran, TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) siap untuk menggelar operasi pasar murni (OPM). Setelah melakukan sidak di Pasar Setono Betek dan Pasar Pahing beberapa waktu lalu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kota Kediri memutuskan, sementara ini hanya akan menyiapkan 4 komoditas untuk OPM mendatang.  Empat jenis komoditas itu antara lain, beras, gula kristal putih, telur ayam ras, dan minyak goreng.

Salah satu pedagang di Pasar Setono Betek Kota Kediri (yudha/memo)
Salah satu pedagang di Pasar Setono Betek Kota Kediri (yudha/memo)

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang juga menambahkan bawang merah, tahun ini Disperindag meniadakannya.  Pasalnya, harga bawang merah diprediksikan akan mulai melandai di bulan Ramadan nanti.  “Tahun lalu harga bawang merah memang terlampau tinggi, jadi memang perlu dimasukkan dalam daftar operasi pasar murni,” jelas Yetty Sisworini, Kepala Disperindagtamben Kota Kediri.

Berkaca dari pengalaman tahun lalu, dari 4 komoditas yang paling cepat habis adalah gula pasir.  Untuk itu, untuk tahun ini Disperindagtamben akan mencoba meminta kepada PG Pesantren dan PG Mrican untuk menambah jatah gula pasir untuk tahun ini menjadi masing-masing  10 ton.  “Tahun lalu hanya 5 ton dari dua pabrik gula.  Tahun ini saya harap mereka bisa memberikan lebih,” tutur Yetty.

Sementara itu,  Bank Indonesia menilai rencana operasi pasar murni pada 4 komoditas tersebut sudah cukup memadai untuk mengendalikan inflasi pada Juni dan Juli mendatang.  Pasalnya, 4 komoditas tersebut memiliki bobot inflasi yang tinggi.  Jadi selama harga mereka terkendali, maka inflasi pun masih bisa ditekan.  “Setiap operasi pasar, yang paling laku adalah gula pasir dan telur.  Beras dan minyak goreng juga lumayan.  Jadi lebih tepat memang sebaiknya 4 komoditas itu,” kata Djoko Raharto, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kediri.

Operasi pasar murni tahun ini akan digelar selama 15 hari, yakni 8-28 Juni di 46 kelurahan di Kota Kediri.  Sebagai tambahan, Disperindagtamben juga akan mengadakan operasi pasar murni di Pasar Setono Betek karena dilihat sebagai pasar terpadat di Kota Kediri.  (ela)