321 Tak Lolos Verifikasi UKG

Share this :

Blitar, Koran Memo – Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Kota Blita, Esti Widasih mengatakan, dari hasil verifikasi operator masing-masing sekolah rata-rata nama yang dicoret dalam Uji Kompetensi Guru (UKG) nanti merupakan staf TU dan tenaga penjaga serta non PNS tapi sudah keluar yang namanya dari awal masuk daftar Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dari pusat.“ Sesuai aturan mereka tidak termasuk dalam daftar guru yang wajib mengikuti UKG, ada 321 nama yang masuk verifikasi dan dinyatakan tercoret dari daftar yang akan mengikuti UKG ini, sehingga dipastikan peserta UKG Kota Blitar untuk tahun 2015 ini hanya diikuti 2433 orang saja,”terangnya.

Menurut Esti, UKG Kota Blitar kali ini dipusatkan di SMKN 1 Blitar dan SMKI 1 Blitar dengan alasan mempunyai jaringan komputer online terpadu yang banyak. UKG Kota Blitar 2015 akan dilaksanakan mulai 20 -27 November 2015. “Di SMKN 1 Kota Blitar dan SMKI 1 Blitar ini memiliki fasilitas yang komplit, nanti model ujian UKG nya memakai sistem online, di dua sekolah inilah yang fasilitas jaringan online nya paling bagus di Kota Blitar,”ujarnya.

Dia menambahkan, mereka yang tidak lulus UKG akan diberi pelatihan keprofesionalan dan kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik (pedagogik) secara bertahap serta seminar beruntun yang harus diikuti. Selain itu mereka juga perlu melakukan evaluasi mutu kompetensi secara berkala ke Dikda untuk pelaporan ke pusat.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pihaknya jauh hari sudah mempersiapkan kemungkinan itu jika melihat hasil UKG tahun 2012 lalu yang nilai rata-rata guru hanya 40 poin atau di bawah standar Esti mengaku UKG 2015 ini tidak berpengaruh pada nominal sertifikasi atau Tunjangan Profesi Guru (TPG). “Bagi yang tidak lulus itu sudah kami antisipasi, kegiatan berikutnya seperti Diklat dlsb sudah kami siapkan, kami berkaca pada hasil UKG tahun 2012 yang lalu,”pungkasnya.(fiq/rif)