Tiga Terduga Salah Guna Narkoba Diamankan Tim Rajawali 19

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Tiga pemuda terduga salah guna narkoba diamankan Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk. Ketiganya ditangkap dalam waktu berbeda di 2 tempat kejadian perkara (TKP). Hingga hari ini, Minggu (22/11/2020) mereka masih menjalani penyidikan.

 

Ketiganya masing-masing berinisial OSH alias Glendoh (23), warga Jalan Pandan Kelurahan Kramat Kecamatan/Kabupaten Nganjuk; ASB alias Rio (25), mahasiswa Jalan Pandan II Kelurahan Kramat Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, dan FA (36) warga Dusun Ngrajek Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

 

“Para tersangka ini satu jaringan, dan diringkus di dua tempat yang berbeda pada Sabtu 21 November 2020,” ujar Iptu Rony Yunimantara Kasubbag Humas Polres Nganjuk saat dihubungi koranmemo.com lewat WhatsApp-nya, Minggu (22/11/2020)

 

Rony mengatakan, penangkapan 3 terduga salah guna narkoba jenis sabu-sabu ini berawal adanya laporan terkait adanya peredaran narkoba di sekitar warung wilayah Kecamatan Sukomoro. Selanjutnya Unit Resmob Satresnarkoba Polres Nganjuk melakukan pengecekan.

 

Ternyata laporan itu benar adanya, dan pada Sabtu (21/11/2020) sekitar pukul 01.00 WIB, Tim Resmob Rajawali 19 dapat mengamankan OSH alias Glendoh di warung tersebut, dengan barang bukti plastik klip berisi sabu berat kotor 0,28 gram yang disimpan di dalam helm, sebuah ponsel, dan 1 unit sepeda motor merek Honda Supra X nopol AG 6613 UT warna hitam.

 

“Pada saat diinterograsi Glendoh mengaku jika sabu tersebut pesanan temannya berinisial SH, yang saat ini masih dalam pengembangan. Juga mengaku jika sabu didapat dari ASB alias Rio,” papar Rony.

 

Mendapat informasi, Tim Rajawali 19 bergegas mencari keberadaan Rio di rumahnya. Namun ternyata Rio berada di sebuah rumah wilayah Jalan Wilis 3 Lingkungan Jarakan Kelurahan Kramat Kabupaten Nganjuk, dan dapat diamankan pada Sabtu (21/11/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

 

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 plastik klip berisi sebuk kristal putih diduga narkotika jenis sabu berat kotor 0,53 gram; alat isap sabu; pipet kaca; korek api gas; sekrop plastik; 2 ruas kapas lidi; kotak bekas kartu perdana, dan sebuah ponsel.

 

“Rio mengaku jika sebelumnya mengkonsumsi sabu bersama FA, yang waktu itu berada di rumah Rio. Akhirnya FA diamankan bersama barang bukti sebuah ponsel. Akhirnya ketiganya dibawa ke mapolres untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Rony.

 

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso mengatakan, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus ini untuk memburu jaringan di atasnya. “Peran serta masyarakat sangat kami harapkan untuk membebaskan Nganjuk dari pengaruh narkoba,” tukasnya.

 

Reporter : Muji Hartono

Editor : Achmad Saichu