3 Pengedar Dobel L Dilibas, Salah Satunya Pelajar SMA

Nganjuk, koranmemo.com – Lagi, Satresnarkoba Polres Nganjuk panen barang bukti narkoba. Setelah mengamankan total 52,28 sabu dengan 2 tersangka, kini menyita ribuan pil dobel L bersama 3 tersangka. Bahkan, salah satu pengedarnya adalah pelajar.

Ketiga tersangka itu berasal dari Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Mereka adalah Wahyu Kurniawan (19) pelayan kafe warga Dusun Tambakrejo Desa Sumberjo Tanjunganom Nganjuk, YF (19) pelajar asal Kelurahan Warujayeng Tanjunganom Nganjuk dan Dodik Suryatika (32) montir asal RT 02/RW 04 Dusun/Desa Jogomerto Tanjunganom Nganjuk.“Ketiga pelaku ini dalam satu jaringan. Saat ini ketiganya masih menjalani penyidikan untuk pengembangan kasus. Dari ketiganya diamankan pil dobel L sebanyak 1.760 butir dan bukti lainnya,” kata AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk saat dikonfirmasi, Minggu (8/9/2019).

Dijelaskan, tersangka Wahyu K diringkus pada Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 15.00 WIB di Kedai Najira Desa Pengkol Kecamatan Tanjunganom, tersangka YF dibekuk di rumahnya sekitar pukul 15.10 WIB dan tersangka Dod8k S dibekuk sekitar pukul 15.30 WIB di rumahnya.

Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan tersangka Wahyu K. sebelumnya petugas mendapat info jika yang bersangkutan pengedar pil dobel L.

“Tersangka WK kita ciduk saat duduk di sebuah kedai dengan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip isi 30 butir pil dobel L, bekas bungkus rokok, uang tunai Rp 75 ribu dan sebuah ponsel,” bebernya.

Saat diintrograsi, tersangka Wahyu K mengaku mendapatkan barang dari tersangka YF. Selanjutnya dengan mengajak serta Wahyu K, petugas mencari keberadaan YF.

“Sedangkan tersangka kita bekuk di rumahnya dengan barang bukti 2 plastik klip yang di dalamnya masing-masing terdapat 10 kit dengan jumlah 100 butir pil dobel L dan 5 kit dengan jumlah 50 butir pil dobel L, bekas bungkus rokok, sebuah tas ransel dan sebuah ponsel,” kata Pujo.

Kepada petugas, YF mengaku jika barang haram itu dibelinya dari seorang montir berinisial DS. Selang 20 menit dari penangkapan YF, akhirnya DS dapat diringkus di rumahnya.

“Untuk tersangka DS barang buktinya 1 plastik yang berisi 1000 butir pil dobel L, 12 plastik klip yang berisi 58 kit dengan jumlah 580 butir pil dobel L, sebuah kotak plastik warna bening dan sebuah ponsel,” jelas Pujo.

Pujo mengatakan, pil dobel L ini oleh para tersangka dikemas menyerupai permen dengan bungkus warna warni. Untuk mengelabuhi petugas, pil koplo siap edar ini dimasukkan ke dalam bekas bungkus rokok.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date