3 Pekerja Asal Ponorogo Jadi Tumbal Dam Angker

Madiun, koranmemo.com – Warga Dusun Wates, Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Jum’at (6/9) siang ini geger. Setelah dam angker atau wingit di dusun tersebut makan tumbal tiga pekerja bangunan diduga asal Kabupaten Ponorogo. Kasus kini ditangani pihak Kepolisian setempat.

Informasi diperoleh menyebutkan, kejadian sekitar pukul 11.00 WIB. Bermula, saat lima orang pekerja, usai mengerjakan pekerjaan paving jalan di Dusun Wates hendak mandi di dam yang oleh masyarakat setempat dikenal sangat wingit.

Nursiyah warga setempat mengatakan, sebelum mereka berlima mandi, warga sudah berulangkali mengingatkan agar jangan mandi di dam tersebut. Sebab, di dam yang terkenal angker dan wingit itu sudah seringkali terjadi orang tenggelam dan tewas. Namun, mereka tak menggubris nasehat warga dan justru nekat mandi.

Tapi, entah bagaimana ceritanya, dua teman korban yang saat itu ada di dam tiba-tiba menjerit minta tolong dan mengatakan jika tiga temannya yang hendak mandi tenggelam. “Katanya orang Ponorogo, dia kerja jadi tukang paving jalan di dusun sini, sudah dikasih tau hampir tiap tahun ada korban, tapi nekat,” ujarnya.

Nursiyah menambahkan, begitu mengetahui kejadian tersebut, warga langsung melapor ke Kepala Desa Kebonagung dilanjutkan ke Polsek Mejayan. Tak lama setelah itu, petugas langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Belum diketahui, siapa nama ketiga korban yang saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan dilokasi tenggelamnya korban dan hingga sekarang belum diketrmukan. Pun, belum diketahui bagaimana kronologi kejadian lantaran dua teman korban kini masih shock dan belum bisa dimintai keterangan.

Pantauan di lokasi, pencarian korban kini tengah berlangsung dan dipimpin Kasatreskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro. Namun, bersangkutan belum bisa memberikan keterangan lantaran masih fokus melakukan pencarian korban.

Reporter Juremi
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date