3 Pejabat Inspektorat Diperiksa

Madiun, Koran Memo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mejayan terus mendalami kasus dugaan korupsi anggaran di pos Inspektorat (sebelumnya bernama Badan Pengawas,red) Pemkab Madiun 2012-2014 senilai Rp 2 miliar. Jumat (1/4), penyidik kembali memeriksa tiga pejabat Inspektorat setempat.

Inspektur Pembantu Pembangunan, Inspektorat Kabupaten Madiun, Arip Muanas nampak keluar ruang Staf Pidsus usai menjalani pemeriksaan, Jumat (1/4)
Inspektur Pembantu Pembangunan, Inspektorat Kabupaten Madiun, Arip Muanas nampak keluar ruang Staf Pidsus usai menjalani pemeriksaan, Jumat (1/4)

Pejabat Inspektorat yang dimintai keterangan adalah Inspektur Pembantu Pembangunan, Arip Muanas serta dua pejabat lagi yaitu Muhaimin dan Didit. Mereka menjalani pemeriksaan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.“Hanya mengantar SPJ saja, mungkin SPJ kegiatan tahun 2013 atau 2014, jadi cuma kroscek data saja, tidak ada pemeriksaan yang serius,” ujar Didit dikonfirmasi wartawan usai menjalani pemeriksaan, Jumat (1/4).

Sementara itu, Arip Muanas enggan memberikan keterangan terkait materi pemeriksaan penyidik. Ia meminta wartawan menanyakannya langsung ke penyidik. “Sudahlah mas, untuk lebih lengkapnya silakan tanya Pak Hadi saja,” pintanya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Mejayan, Wartajiono Hadi membenarkan adanya pemeriksaan pejabat Inspektorat terkait kasus tersebut. “Ya ada tadi, kita periksa untuk menindaklanjuti kasus yang kita selidiki sejak awal. Lima jam mereka kita periksa,” ujarnya.

Diketahui, Kejari mengusut kasus tersebut setelah mendapat perintah Kejaksaan Agung (kejagung) RI.  Sesuai laporan yang masuk ke Kejagung, anggaran di pos Inspektorat 2012-2014 senilai Rp 2 miliar diterimakan Rp 500 juta diduga ada penyimpangan. Di sisi lain, saat kepemimpinan Bambang Budi Oetomo, ada dugaan bancaan anggaran senilai Rp 1,5 miliar. Kabarnya, anggaran dialirkan  ke rekening masing-masing pejabat yang terlibat dengan cara ditransfer hingga berulangkali.

Sejauh ini penyidik telah meminta keterangan sejumlah pejabat Pemkab Madiun, diantaranya, mantan pejabat di Inspektorat Edi Hariyanto, saat ini Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, mantan Bendahara Inspektorat Handoko, Hendra Sulistyawan, Rum Affandi dan Arif Muanas serta sejumlah staf Inspektorat lainnya. Termasuk, Kepala Banwas Bambang Budi Oetomo dan Kepala Inspektorat Beny Adi Wijaya. (st/jur).

 

Follow Untuk Berita Up to Date