20 Kali Beraksi, Residivis Pembobol Rumah Ditembak

Malang, koranmemo.com – Is alias Beno (49) warga Desa Amadanom Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang merintih kesakitan saat kakinya dihadiahi timah panas polisi saat mencoba melarikan diri setelah melakukan aksi pembobolan rumah mewah,Kamis (24/10) pukul 02.30 WIB di Perumahan Palm Residence Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang.

Tersangka dilumpuhkan setelah baru saja selesai mencuri di  rumah dan berhasil menggondol 22 perhiasan emas dan uang sebesar Rp 2,5 juta. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka diamankan di Mapolres Malang Kota guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander menerangkan tersangka berhasil ditangkap setelah baru saja melakukan aksi membobol rumah. Perhiasan yang kami hadirkan kali ini adalah barang bukti yang tersangka curi dari rumah korban, terangnya, Kamis (24/10).

Dijelaskan, modus yang digunakan IS adalah dengan memanjat pagar dan kemudian memasuki rumah korban. Jika rumah terkunci, tersangka tak segan mencongkel dan membersihkan harta benda yang ada di dalamnya.

Jadi modusnya manjat. Setelah itu masuk kemudian ambil barang berharga di situ.

Disampaikan jika tersangka adalah residivis kambuhan yang sudah lima kali diringkus Polres Malang Kota. Pada penangkapan kali ini, IS berusaha kabur dan mencoba memukul polisi menggunakan batu.Tersangka ini nekat melawan petugas dengan menggunakan batu,kemudian dilakukan tindakan tegas terukur dengan cara melumpuhkan kaki.

Dihadapan petugas,tersangka mengakui bahwa telah 20 kali membobol rumah dalam keadaan kosong maupun berpenghuni bahkan dirinya tak segan-segan membobol toko.  Atas perbuatannya ini tersangka diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam hukuman 5 tahun penjara.

Editor Arief Juli Prabowo

Follow Untuk Berita Up to Date