2 Tahun Cium Bau Busuk

Belajar Kenakan Masker

Magetan, koranmemo.com – Ratusan siswa SD Negeri 1 Temboro, Kecamatan Karas mengeluhkan bau busuk dari tumpukan sampah yang dibuang di belakang sekolahnya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Para pelajar terpaksa mengenakan masker untuk menutup hidung dan mulut dari bau anyir sampah.

Kondisi ini telah terjadi sejak dua tahun lalu. Sementara itu baik pemkab maupun dinas pendidikan dinilai tidak ada upaya untuk menangani masalah tersebut. “Sejak dua tahun lalu, anak- anak jadi terganggu kegiatan belajarnya,” kata Sunoto, Kepala SD Negeri 1 Temboro, Rabu (30/11).

Pantuan Koran Memo, siswa yang terdampak paling parah adalah siswa kelas I hingga kelas III. Sebab lokasinya tepat di samping lokasi pembuangan sampah. Akibat bau busuk ini sejumlah siswa mengaku sering pusing dan mual karena tidak kuat menahan bau. “Pusing kalau baunya kayak gini, seperti mau muntah,” kata Vivi (9) siswi kelas III.

Sejumlah guru mengaku terpaksa memindahkan kegiatan belajar di bawah pohon karena tidak kuat menahan bau busuk sampah. “Kami terpaksa pindah ke bawah pohon depan sekolah, karena tidak kuat dengan bau,” tutur Isna Firmanto, Wali Kelas VI.

Diceritakan Isna, aktivitas membuang sampah di belakang SD Negeri 1 Temboro telah terjadi sejak dua tahun lalu. Diduga pembuangnya bukan  warga Desa Temboro namun warga pendatang yang bekerja di Desa  Temboro.

“Yang jelas bukan warga asli sini. Karena, kalau warga pasti memiliki lokasi pembuangan sampah. Mungkin, sebagian warga luar kota yang kontrak di Desa Temboro,” jelasnya.

Pihak SD Negeri 1 Temboro berharap, pemkab dan Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan segera menangani masalah ini, sebelum jatuh korban, baik siswa atau guru. “Tolong pemkab dan dinas pendidikan segera menangani masalah ini,” pungkas Isna. (rik).