2 Pegawai BPPKAD Tertangkap Gunakan Narkotika

Kediri, Koranmemo.com – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kediri menangkap dua pegawai di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Kediri. Selain itu, satu tersangka lain juga diamankan karena menggunakan sekaligus mengedarkan Narkotika.

AKBP Lilik Dewi Indarwati Kepala BNNK Kediri mengatakan, kedua pegawai BPPKAD tersebut yakni CF (33) warga Kelurahan Jamsaren dan RK (30) warga Dermo Kota Kediri. CF merupakan satpam dan RK adalah pekerja honorer di satuan Dinas Pemkot Kediri itu.

“Keduanya sebagai pengguna dan barang bukti sabu seberat 0,75 gram di dalam dua plastik klip,” ujarnya dalam pers rilis di kantor BNNK Kediri, Kamis (20/7).

Dari kedua pengguna itu dilakukan pengembangan dengan didapat WP (28) mahasiswa dari Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri sebagai pengguna sekaligus pengedar. BB yang diamankan satu botol Redoxon berisi 7 paket sabu siap edar total berat 5,58 gram sabu, tiga korek gas, 1 ATM Mandiri, 1 ATM BRI, KTP, SIM uang Rp. 1.160.000,-, 1 unit HP, 1 set alat hisap, 1 buah dompet, 2 buah alat timbang digital, pil doubel L sebanyak 4.650 butir, Dextro sebanyak 3 pil, plastik klip Supra 78 buah, plastik klip pahe 4 buah dan sedotan sebanyak 19 buah.

“Total barang bukti sabunya 6,33 gram. Ketiganya positif menggunakan Narkotika. WP positif menggunakan sabu dan ganja, sedangkan RK dan CF positif menggunakan sabu/meth,” jelas AKBP Lilik Dewi Indarwati.

Ketiga tersangka ditangkap pada tanggal 18 Juli 2017. RK dan CF ditangkap di Jl PK Bangsa Kota Kediri sedangkan WP ditangkap dirumah tersangka.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.