2 Mucikari Prostitusi Online Ditangkap Satreskrim Polres Kediri di Hotel Gampengrejo

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Anggota Satreskrim Polres Kediri menangkap dua mucikari yang nekat menyediakan jasa kencan melalui akun media sosial (medsos) atau prostitusi online. Mereka adalah Nadia Ainnisa Farchany (21) asal Jalan Ngagel Madya dan Dina Afrina (24) asal Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Sebelumnya, anggota Satreskrim Polres Kediri mendapat informasi mengenai praktik prostitusi online di salah satu hotel yang berada di Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri. “Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi, ternyata benar ada pratik tersebut di salah satu kamar hotel,” jelasnya, Minggu (29/3).

Di dalam kamar tersebut, kata AKP Gilang, diketahui ada tiga pasangan bukan suami istri. Berdasarkan keterangan dua perempuan yang mengaku dipekerjakan oleh pelaku (Nadia), mereka adalah AH (33) asal Kecamatan Wonokromo dan YN (24) asal Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Dijelaskan, keduanya diperkirakan untuk menjadi teman kencan laki-laki hidung belang. “Pelaku ini menawarkan jasa atau layanan prostitusi melalui medsos Whatsapp (WA). Kami menduga, pelaku melanggar Pasal 296 KUHP,” tuturnya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan anggota Satreskrim Polres Kediri, salah satu perempuan yang dipekerjakan oleh Nadia, juga dipekerjakan oleh pelaku lainnya, yaitu Dina. “Setelah penggerebekan yang kami lakukan sebelumnya, ternyata ada mucikari lainnya yang dipekerjakan melalui WA dari kawasan Surabaya,” imbuhnya.

Untuk sekali kencan, pelaku memasang tarif kepada laki-laki hidung belang sebesar Rp 3 juta. “Dari tarif tersebut, YN menyetorkan Rp 1 juta kepada pelaku. Untuk pelaku (Dina), kami menduga dia melanggar Pasal 296 dan 506 KUHP. Kami juga menyayangkan pratik tersebut, selain melanggar hukum, praktik tersebut juga dilakukan di tengan wabah virus Corona,” katanya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu