2 Kurir Sabu Jaringan Madura Diringkus di Bandara Juanda

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com – Satuan Tugas Pengamanan Bandara Internasional Juanda (Satgaspam TNI AL) kembali berhasil membekuk dua pelaku penyelundupan Narkoba jenis sabu di Bandara Internasional Juanda. Petugas berhasil mengamankan 2 kurir dan 64 paket sabu dengan berat total 100 gram.

Kali ini Satgaspam tidak hanya berhasil mengamankan pelaku saat di area Bandara saja, namun Tim Khusus dari Satgaspam ini mampu melaksanakan pengejaran dan meringkus pelaku lainnya yang telah berhasil melarikan diri keluar dari area Bandara Juanda.

“Pelaku pertama bernama Juhar, dia ditangkap di pemberangkatan T1 Bandara Juanda,” terang Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Danlanudal) Juanda Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana, Rabu, (24/1/2018)

Dikatakan, berawal dari diamankannya seorang calon penumpang pesawat Air Asia tujuan Surabaya – Ujung Pandang oleh petugas keamanan Bandara dari Avsec AP I Juanda pada hari Selasa 23 Januari 2018 pukul 15.30 WIB.

“Melalui pemeriksaan Profiling, menunjukkan body language yang mencurigakan. Mimik pelaku menimbulkan kecurigaan petugas,” cetusnya.

Selanjutnya, imbuhnya, dilakukan pemeriksaan terhadap pakaian pelaku dan ditemukan barang narkotika berjenis sabu yang disembunyikan di dalam celana dalam yakni berupa 64 paket dengan total 100 gram.

Diceritakan, setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh petugas didapatkan keterangan bahwa pelaku ini tidak sendirian dalam melakukan aksinya.

Untuk mengedarkan barang haram tersebut, pelaku mengaku bahwa dirinya bersama dengan seorang laki-laki bernama Muharam warga Madura yang menyuruhnya. Dengan imbalan sejumlah uang jika berhasil membawa barang tersebut.

“Pelaku Muharam melarikan diri keluar bandara menggunakan Bis Damri ke arah Pelabuhan Tanjuk Perak, Surabaya, setelah temannya  yang membawa barang tertangkap,” ungkap Bayu.

Dengan bantuan dan sinergitas pihak keamanan khusus bandara Juanda dan staf intelijen Lantamal V Surabaya pelaku kedua berhasil diringkus di area Pelabuhan Tanjuk Perak, Surabaya setelah beberapa jam melihat rekaman dari CCTV bandara.

“Kurir tersebut dijanjikan mendapatkan imbalan uang sebesar Rp 10 juta jika berhasil membawa barang tersebut, ” pungkasnya.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.