2 Hari Tak Tampak, Meninggal di Kamar

Kediri, koranmemo.com – Warga Perumahan Mojoroto Indah, Kecamatan Mojoroto sempat ramai dengan kabar meninggalnya Yudistira Sapta Gama (37). Yudistira ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya dalam keadaan membusuk dan mengeluarkan darah. Diduga korban meninggal dunia karena sakit darah tinggi yang dialaminya.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar mengungkapkan penemuan mayat ini diketahui sekitar pukul 11.30 WIB. Siang itu Eko Kusdiarto, ayah korban mendatangi Iswinarko (30) yang tak lain adalah satpam perumahan. Eko meminta tolong Iswinarko untuk melihat anaknya.

Eko yang dalam kondisi sakit itu tidak bisa naik ke lantai dua untuk melihat kondisi putranya. Kepada Iswinarko, Eko mengaku jika sejak hari senin (7/11) tidak turun dari lantai dua. Dibantu Iswinarko, keduanya naik ke lantai dua dan mengecek kondisi Yudistira.

Setelah membuka pintu kamar, keduanya melihat korban dalam keadaan terlentang dan tidak bernafas. Selain itu mulut Yudistira mengeluarkan darah serta kondisi sudah berbau busuk. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Mojoroto untuk proses lebih lanjut. “Kita lakukan evakuasi dan membawa korban ke RS Gambiran untuk dilakukan otopsi,” ungkap AKP Anwar.

Berdasarkan keterangan dari Eko, pada hari Sabtu bekerja hanya setengah hari. Setelah itu pada hari Minggu, korban mengeluh sakit dan minta dibelikan makanan jelly. Pada saat itu oleh Eko ditaruh di atas meja lantai bawah dan diambil oleh korban sendiri.

Selanjutnya menurut Eko, sejak hari Senin korban tidak turun ke lantai bawah. Begitu pula pada hari Selasa, Eko juga tidak melihat putranya turun sama sekali. Eko sempat mamanggil anaknya dan mendengar jawaban dari putranya. Mendengar suara putranya Eko melanjutkan aktivitasnya. “Pada hari Rabu (9/11), sekitar pukul 11.30 WIB korban di ketemukan meninggal dunia. Dari hasil evakuasi diamankan jelly dan satu buah ponsel sebagai barang bukti,” terang AKP Anwar.

AKP Anwar menambahkan berdasarkan keterangan ayah korban, selama ini Yudhistira mengalami sakit darah tinggi. Sementara berdasarkan hasil keterangan RS Gambiran korban meninggal dunia sudah lebih dari 24 jam. Selain itu dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (ram)

 

Follow Untuk Berita Up to Date