2 Anggota TNI dan 4 Warga Sipil Dikeroyok Sekelompok Pendekar

Jombang, koranmemo.com – Dua anggota TNI dan empat warga sipil menjadi korban pengroyokan sekelompok pendekar. Aksi terjadi saat para korban berpapasan dengan konvoi massa di Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota, Minggu (23/10). Saat ini asasnya sudah dalam penanganan kepolisian setempat.

Identitas para korban yakni Kelasi Satu JS anggota TNI AL berdinas di Juanda Surabaya, Kopda EW anggota Korem 082/CPYJ BP SP3T, DS, IG, SF dan FA ke empatnya asal Kecamatan Plandaan.

Informasi yang dihimpun wartawan dari berbagai sumber, kejadian berawal ketika ada kegiatan di lapangan Sumberejo Kecamatan Jombang. Hingga menjelang siang, acara berjalan lancar.

Sekitar pukul 12.00 WIB, mereka membubarkan diri. Konvoi simpatisan memadati jalan raya. Saat melintas di Desa Banjardowo, konvoi berpapasan dengan korban JS, DS, IG, SF dan FA.

Tanpa sebab yang jelas, kelompok massa ini langsung mengeroyok Kelasi Satu JS dan empat warga sipil lainnya. Melihat ada keributan, Kopda EW yang kebetulan melintas, berhenti dan berusaha melerai keributan.

“Namun Kopda EW justru turut menjadi korban pengroyokan,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Kemudian, para korban sepakat menuju ke Polres Jombang di jalan Wahid Hasyim untuk melaporkan peristiwa pengroyokan yang dialaminya.

Sayangnya, Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto maupun Dandim O814/Jombang Letkol (arh) Fatkhurrohman masih belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Upaya konfirmasi wartawan sejak Senin (23/10) siang juga belum mendapatkan jawaban.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.