18 Bulan Buron, Penjambret Kalung Emas Dibekuk

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Setelah menghilang atau buron selama hampir 18 bulan, akhirnya Rudi Suhartono (43) warga Dusun Kemiri Desa Kedungsari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri diringkus Unit Reskrim Polsek Warujayeng bersama tim Resmob Satreskrim Polres Nganjuk di Jalan Demak Surabaya.

Dia adalah salah satu dari pelaku penjambretan seuntai kalung emas atas korban Sumiati (53) warga RT 04/RW 06 Dusun Krajan Selatan Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom di jalan raya desa setempat, Minggu (20/8/2017).Sedangkan kawannya, Abdul Badik (28) warga Kelurahan Dupak Kecamatan Krembagan Kota Surabaya, dapat dibekuk warga setempat dan diserahkan ke Polsek Warujayeng. “Pelaku atas nama Abdul Badik sudah inkrah,” kata AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Selasa (26/2/2019).

Abdul Badik saat itu diamankan di Mapolsek Warujayeng bersama barang bukti berupa seuntai kalung emas beserta liontinnya, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion nopol L 2461 ZK dan sebuah helm.

Diungkapkan, kejadian berawal saat korban naik sepeda ontel dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di depan warung sate desa setempat, tiba-tiba dari arah belakang dipepet sepeda motor Yamaha Vixion nopol L 2461 ZK yang dikendarai oleh dua orang.

Setelah motor yang dikendarai dua orang itu mendekat, tangan orang yang dibonceng itu (Abdul Badik) menarik seuntai kalung emas yang melingkar di leher korban, hingga korban terjatuh dari sepeda ontel dan tangannya patah.

Namun aksi jambret ini tidak berjalan mulus lantaran sepeda motor yang digunakan beraksi tiba-tiba macet. Mengetahui hal itu, korban secara spontan meneriaki dua orang tersebut dengan sebutan jambret. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban segera membekuk salah satu pelaku yang belakangan diketahui bernama Abdul Badik.

Begitu tahu temannya tertangkap warga, pelaku yang mengendarai sepeda motor ini diketahui bernama Rudi Suhartono, warga Dusun Kemiri Desa Kedungsari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri langsung kabur.

“Setelah dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buron selama hampir 18 bulan, tersangka dapat diringkus di Surabaya, Senin (25/2/2019) malam. Karena saat penangkapan berusaha melarikan diri, oleh petugas diambil tindakan tegas terukur,” pungkas Sudarman.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date