15 Tahun Merantau, TKW Mlarak Tewas

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Ponorogo kembali dikabarkan tewas di negeri orang. Kali ini, giliran TKW asal Kecamatan Mlarak yang dikabarkan tewas di Malaysia.

Korban diketahui bernama Jaumi (52) warga RT 4 RW 1 Desa Gontor Kecamatan Mlarak. Kabar tewasnya ibu dua anak yang merantau di Malaysia sejak 15 tahun lalu ini, diterima pertama kali oleh sang suami Tuwu (48), dari salah satu rekan korban, Selasa (7/11) lalu.

Jaumi yang memegang passport nomor : AS 857972 dengan nama  Lusiana (40) warga Kediri ini diketahui tewas akibat sakit. Sebelumnya korban sempat dirawat di rumah sakit di Malaysia. Ironisnya, pihak keluarga tidak mengetahui Perusahan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang memberangkatkan Jaumi 15 tahun lalu.

Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Sudarmanto membenarkan kabar ini. Pihaknya mengakui meninggalnya TKW Mlarak itu setelah melakukan pengecekan di rumah  keluarga korban.

Dari Informasi pihak keluarga jazad Jaumi saat ini dalam proses pemulangan ke tanah air. Diperkirakan Kamis (9/11) malam, jenazah akan tiba di Bandara Juanda Surabaya, dan selanjutnya akan disemayamkan dan makamkan oleh pihak keluarga.

” Ya betul TKW dari Kecamatan Mlarak meninggal di Malaysia. Kita belum tahu dia disana bekerja sebagai apa, karena data di KTP dan Pasport berbeda namun orangnya sama. Rencananya hari ini jenazah tiba,”ujarnya, Kamis (9/11).

Dikatakan, sampai saat ini pihaknya tengah berkordinasi dengan pihak Dinas Transmigrasi guna melacak PJTKI yang memberangkatkan korban. Hal ini untuk memastikan hak-hak korban dipenuhi oleh PJTKI.” Ini masih kita selidiki,”pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.