Pelaku Curat Pasar Pule Tertangkap

Share this :

1 Masih Buron

Trenggalek, koranmemo.com – Dua orang pelaku pencurian dan pemberatan, kakak beradik residivis, Suyanto (27), warga RT 11 Desa Ketro Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Pule bekerja sama dengan Satreskrim Polres Trenggalek , di daerah kabupaten Ponorogo, Kamis (16/12). Sedangkan kakaknya yang berinisial HR (37) warga Desa Sendang Kecamatan Rayun Ponorogo kini masih buron petugas Reskrim Polres Trenggalek.

Dia ditangkap petugas lantaran telah terbukti mencuri tas milik Katijem (57)perempuan ,warga RT 01/RW 01 Desa Bancar Kecamatan Bungkal Ponorogo yang kesehariannya berdagang di pasar Pule Kecamatan pule kabupaten Trenggalek. Tas korban berisikan uang puluhan juta dan Hp. Sedangkan modus yang dipakai pelaku, mereka berpura-pura menjual hasil rempah-rempah jenis jahe. Mengetahui pemilik tas lengah, langsung diambil dan kabur dengan sepeda motor.

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman melalui Kasubag Humas Iptu Sardono ketika dikonfirmasi membenarkan, tersangka ditangkap karena terbukti melakukan pencurian di wilayah pasar Kecamatan Pule. Untuk saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan ke Mapolres Trenggalek guna penyidikan lebih lanjut.

“ Benar satu tersangka ditangkap pada saat berada dirumah istri kedua, di RT 02/RW 01 Dusun Kasihan Desa/ Kecamatan Ngebel Ponorogo. Sementara yang satunya masih buron dan petugas sudah mengantongi identitasnya,’’ungkap Sardono kepada Koran Memo, Kamis (22/12).

Informasi yang didapat dari Kepolisian peristiwa itu berawal, pada 1 Desember yang lalu kedua tersangka berpura-pura menjual jahe di pasar Pule. Setelah transaksi jual beli selesai dan melihat pemilik tas tersebut lengah langsung diambil, kemudian dibawa kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Mengetahui tas yang berisikan uang dan Hp lenyap, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Pule. Mendapat laporan petugas langsung memburu tersangka , berkat kesigapan petugas petugas menemukan barang bukti berupa Hp milik korban yang dijual di Ponorogo.

Dari keterangan dan bukti tersebut, akhirnya Polisi meringkus satu tersangka yang saat itu sedang asik bersama istri kedua. Barang bukti yang diamankan berupa Hp milik korban, sedangkan uang didalam tas yang menurut korban senilai Rp 10 juta lebih, dibawa kabur HR yang kini masih buron.

“ Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Trenggalek guna proses hukum lebih lanjut. Tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,’’ jelas Sardono (pb/haz)