KPU Kabupaten Kediri Temukan 11.000 Lebih Pemilih Belum Rekam E-KTP

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Pada pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) minggu ke dua oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mencatat ada 11.455 pemilih yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Jumlah ini naik hampir dua kali lipat pada temuan pada minggu pertama.

Pada roses coklit yang dilakukan mulai 15 Juli lalu, tercatat ada 5.450 pemilih yang belum merekam E-KTP di minggu pertama. “Hasil awal memang kami temukan dari para pemilih pemula. Namun, dari 5.450 itu, bukan berarti mereka semua belum tercatat dalam form A-KWK,” tutur Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Eka Wisnu Wardhana, Kamis (6/8).

Wisnu menjelaskan, mereka yang belum melakukan perekaman ini salah satu contohnya yaitu mereka yang sudah berusia 17 tahun per tanggal 9 Desember 2020 pada proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kediri 2020 nanti. “Memang ini merupakan jumlah awal dan diprediksi akan bertambah seiring pelaksanaan coklit yang terus berjalan,” jelasnya.

Hal yang diwaspadai KPU pun terjadi, karena pada minggu kedua proses coklit PPDP mencatat ada 11.455 pemilih yang belum melakukan perekaman. “Tidak semuanya pemilih pemula, ada yang bukan pemilih pemula yang belum perekaman namun sudah masuk data base. Mengenai pemilih pemula, informasi yang kami peroleh, sebelum usia 17 tahun memang belum diperbolehkan perekaman,” katanya.

Baca Juga: Jumlah Pelanggar Lalu Lintas di Kota Kediri Naik

Baca Juga: Warga Ngadirejo Ditangkap Satresnarkoba Polresta Kediri

Meskipun demikian, kata Wisnu, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) KPU bersama stakeholder terkait untuk mensukseskan pelaksanaan Pilbup Kediri 2020. Pasalnya, mereka yang melakukan perekaman nanti, selain terjamin hak pilihnya pada proses pemilihan, mereka nantinya juga akan memperoleh E-KTP sebagai salah satu dokumen kependudukan.

Wisnu berharap, dari koordinasi dengan kelompok kerja (pokja) pemutakhiran data pemilih yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), pihak Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan stakeholder lainnya, dapat melakukan perekaman sebelum proses pemilihan. “Harapan kami tentunya perekaman bisa dilakukan sebelum hari H,” imbuhnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della Cahaya

 

Jumlah Daftar Pemilih :  1.308.864

Jumlah Pemilih yg sudah di coklit :  1.121.597 (85,6924%)

Jumlah KK yg telah dikunjungi oleh PPDP :  455.921

Jumlah Disabilitas :  2.743

Jumlah Pemilih belum perekaman :  11.455

Jumlah Pemilih baru :  31.602