10.000 Santri Pawai di Sidoarjo, Lalin Sekitar Alun-alun Akan Ditutup

Sidoarjo, koranmemo.com – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 di Sidoarjo akan dipusatkan di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (20/10/2019). Sekitar 10.000 peserta pawai dari berbagai wilayah Sidoarjo akan meramaikan peringatan Hari Santri ke-V tersebut.

Polresta Sidoarjo mempersiapkan segalanya dan sudah menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak demi kelancaran dan suksesnya acara tersebut.”Kami sudah menggelar rapat kordinasi dengan panitia dan berbagai pihak terkait kegiatan tersebut. Rencana pengamanan sudah disiapkan, dan personelnya juga sudah kami plot,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis (17/10/2019).

Sebanyak 341 personel akan dikerahkan. Terdiri dari 171 personil polisi, 20 anggota TNI, 60 orang Satpol PP, 20 petugas Dishub, dan 100 orang Banser.

Puluhan ribu peserta pawai Hari Santri akan berangkat dari Pendopo Sidoarjo, kemudian massa berjalan melewati Jalan A Yani – Jl Gajahmada – Sisingamangaraja – Jl Diponegoro, dan Finish di Masjid Agung Sidoarjo.

Panitia akan menyediakan area parkir di sekitar Alun-alun. Lokasi parkirannya adalah depan Masjid Agung, area Samsat drive thru, belakang Masjid Agung, Depan SD Pucang, dan Jalan Sultan Agung.

Sementara di luar alun-alun, lokasi parkir untuk peserta pawai di Transmart. Disana bisa menampung 60 bus. Kemudian di sekitar Perumahan Anggrek Regency bisa menampung sekitar 150 bus, dan di depan RM Nyonya Indra sekitar 100 bus.

“Rekayasa arus lalu lintas, penempatan parkir, dan berbagai hal juga sudah kita siapkan,” tandas alumni Akpol 1997 tersebut.

Karena pawai Hari Santri akan dipusatkan di alun-alun maka sejumlah ruas jalan yang menjadi rute pawai bakal ditutup oleh petugas kepolisian.

Satlantas Polresta Sidoarjo telah membuat rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas selama perayaan Hari Santri 2019.

Dari arah Utara (Surabaya):

– kendaraan besar dari arah Surabaya dialihkan sejak di Buduran melalui Jalan Lingkar Timur (JLT)

– kendaraan kecil dari Surabaya bisa sampai perempatan Pucang. Kemudian melewati Jalan Lingkar Barat (JLB) atau jalan Pagerwojo.

Dari arah Selatan (Malang):

– Arus dari Jalan Diponegoro menuju Jalan Pahlawan (belok kiri) dibuka. Untuk jalan Thamrin – A. Yani (Belok Kanan) ditutup.

Dari arah Barat (Krian):

– Arus menuju pusat kota sudah ditutup sejak di Bundaran Taman Pinang.

Penutupan jalan akan dimulai sejak pagi hingga siang atau sampai pawai selesai.

“Sesuai jadwalnya pawai sudah selesai sekitar pukul 11.00 – 12.00 WIB,” tambah Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Fahrian Saleh Siregar.

Pihak Polresta Sidoarjo mengimbau kepada warga dari luar Sidoarjo untuk menghindari melintas di kawasan seputaran alun-alun pada Minggu besok. Kecuali, memang ada keperluan yang tidak bisa dihindarkan.

Diketahui, Hari Santri ditetapkan Presiden Joko Widodo setiap tanggal 22 Oktober  dengan Kepres Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri ditandatangani Presiden Jokowi pada tanggal 15 Oktober 2015.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date