1 Bulan Dibuka untuk Wisdom, Wisata di Bali Belum Normal

Share this :

Bali, koranmemo.com – Meski sudah satu bulan, sejak akhir Juli 2020, pariwisata di Bali sudah mulai dibuka untuk wisatawan domestik (wisdom), namun kehidupan wisata di Bali hingga kini belum normal seperti sebelumnya. Beberapa hotel masih tutup dan para pekerja wisata juga belum mulai beraktifitas.

Salah satu pekerja wisata di Bali kepada koranmemo.com mengungkap, hingga kini pariwisata di Bali memang belum bisa kembali normal. Bahkan sudah sekitar 4 bulan ini dia dan istrinya tidak bekerja lagi sebagai pekerja wisata.

Dikatakan, saat ini terpaksa harus bertani untuk bisa memenuhi kebutuhan karena hotel tempatnya bekerja masih tutup hingga sekarang. “Hingga kini masih belum bekerja lagi (sebagai pekerja wisata) karena hotel juga belum buka,” katanya, Minggu (30/8).

Diakui, kehadiran wisdom di Bali memang belum banyak sehingga hal tersebut membuat hotel-hotel di Bali belum buka seperti biasa.”Ada yang sudah buka, tapi harganya dibanting,” tambahnya.

Kondisi seperti ini memang sangat tidak menguntungkan bagi para pekerja pariwisata di Bali. Kecuali pemerintah setempat dan pemerintah pudat bisa mengambil langkah cepat untuk pemulihan Bali yang sebagian warganya mengandalkan pada sektor pariwisata.”Wah tidak tahu kapan, wisata di Bali bisa hidup seperti sebelum ada Corona,” sambungnya.

Sejak dihajar Corona sekitar bulan Maret 2020, wisata di Bali memang tutup total. Pandemi COVID-19 merupakan bencana paling dahsyat bagi pariwisata Bali. Sejak dihantam badai Covid-19, Bali bak kota tua. Dimana-mana lengang tidak seperti saat sebelumn adanya Covid-19

Akibat wabah Corona yang mengancurkan kehidupan wisata di Bali, membuat puluhan ribu pekerja lokal telah dihentikan, umumnya tanpa dibayar. Mereka praktis kehilangan pekerjaan. Beberapa diantara mereka ada yang kembali ke kampung halaman untuk menjadi petani atau berkebun.

Editor Achmad Saichu