Wujudkan Rasa Syukur Hasil Panen, Inilah Caranya…

Jombang, koranmemo.com – Warga Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, tumpah ruah memadati jalan desanya, terutama di sekitar balai desa, Minggu (29/4) pagi. Mereka berkumpul untuk mengikuti tradisi sedekah bumi yang digelar sebagai wujud sukur atas melimpahnya hasil panen warga selama ini.

“Sebagai bentuk syukur dimana dulu perekonomian sangat sulit dan kini sudah berubah. Sedekah bumi juga untuk melestarikan budaya nenek moyang kami,” kata Kepala Desa (Kades) Miagan, Antok Budi Subagyo (38) kepada sejumlah wartawan disela acara.

Pengamatan di lokasi, acara sedekah bumi diawali dengan pawai gunungan raksasa berisi beragam sayuran dan buah seperti terong, kacang panjang, jagung, umbi-umbian, nanas, salak, belimbing dan sebagainya, yang semua merupakan hasil panen warga setempat.

Gunungan kemudian diarak keliling desa dengan kendaraan bak terbuka. Arak-arakan berakhir di balaidesa setempat. Nah, dari sini keseruan dimulai. Warga yang tidak sabar berebut mengambil sayur dan buah dalam gunungan.

“Ada empat tumpeng atau gunungan. Selain wujud rasa syukur, acara juga untuk menjalin silaturahmi antar warga Desa Miagan” sambung Antok.

Eni Sri Widayati (34), salah satu warga Desa Miagan, mengaku ada keseruan tersendiri ketika ikut berebut gunungan “Tidak apa-apa (berebut). Ini tadi dapat buah dan sayuran yang nanti bisa untuk masak di rumah,” tandasnya.

Kendati beresiko terinjak dan dorong-dorongan dengan warga lain, Eni mengaku tidak kapok ikut berebut gunungan. “Sudah biasa, (sedekah bumi) memang sudah ada sejak dulu di sini,” pungkasnya.

Sementara untuk menjaga ketertiban, sejumlah petugas kepolisian setempat juga turun ke lokasi digelarnya acara sedekah bumi.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Gimo Hadiwibowo

Follow Untuk Berita Up to Date