Wisata Pemandian Air Panas Alami, Dipercaya Sebagai Pengobatan Alternatif

Nganjuk, koranmemo.com –¬†Beberapa masyarakat Kabupaten Nganjuk mungkin belum mengetahui jika di daerah mereka ternyata ada wisata yang sangat menarik. Salah satu yang menyita perhatian adalah pemandian air panas yang masih alami di Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk.

Pemandian air panas di Jatikalen ini ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang mengebor sumber air untuk mengairi sawah. Namun tak disangka, justru sumber air yang keluar merupakan sumber air panas pada saat mencapai kedalaman sekitar 240 meter.

Hingga sekarang tempat ini menjadi wisata dan dipercaya sebagai pengobatan alternatif. Terletak di perbatasan antara kota Nganjuk dan Jombang, tepatnya Desa Gondang Wetan atau sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Nganjuk. Untuk memasuki wisata pemandian air panas pengunjung tidak perlu repot, karena jalur yang dilewati cukup mudah untuk dilalui kendaraan bermotor.

Di sini pengunjung bisa menikmati mandi dengan sumber air panas yang konon katanya bisa mengobati berbagai macam penyakit kulit. Terlebih mata pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan sawah yang sejuk. Tempat ini belum memberlakukan tiket masuk secara “saklek” dan buka setiap hari.

Rohaniya, pengunjung asal Jombang mengaku datang secara rutin ke wisata alam ini bersama keluarga. “Saya bersama keluarga sering kesini ketika liburan. Karena di sini tempatnya begitu nyaman, sejuk, dan masih alami,” ujar wanita berusia 29 tahun.

Biasanya di hari libur atau akhir pekan pengunjung di wisata ini mengalami peningkatan. Bukan hanya dari Nganjuk saja, pengunjung dari berbagai daerah pun berduyun-duyun mengunjungi lokasi ini untuk memanjakan diri.

“Saya rutin berkunjung kesini. Selain menikmati kenyamanan mandi di air panas, juga sekaligus menjadi alternatif pengobatan penyakit kulit,” kata Riati, warga Kediri yang sering berkunjung ke sini.

Pengunjung berharap agar pengelola terus meningkatkan fasilitas yang ada di wisata alam ini demi kenyamanan dan keamanan. Dengan peningkatan jumlah pengunjung otomatis akan berdampak positif pada perekonomian warga sekitar.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date