Wisata Kekinian Ala Negeri Sakura di Blitar

Blitar, koranmemo.com – Kalau dengar nama sakura tentunya sudah tak asing lagi di telinga kita, ya benar sakura memang bunga khas dari Jepang. Mulai salju hingga musim bunga sakura memang membuat mata kita ingin dimanjakan pergi kesana. Eiit namun jangan bingung, gak perlu jauh-jauh dan ngeluarin kocek banyak. Karena di Kabupaten Blitar sudah ada wisata Istana Sakura yang menawarkan banyak sekali spot-spot foto dan destinasi lainnya semua ala Jepang, para wisatawan bisa merasakan layaknya di negeri samurai Jepang.

Istana Sakura memang baru dibuka kurang dari sebulan. Namun wisata yang berada di Dusun Kemloko, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ini telah diserbu ribuan pengunjung sejak awal dibuka sampai sekarang.

Harmadi (46), Owner Istana Sakura, mengatakan, sehari rata rata kunjungan wisatawan ke Istana Sakura antara 1000 namun kalau pas liburan bisa mencapai 3500 hingga 7000 wisatawan. “Pada liburan lebaran kemarin pengunjung sampai penuh, kita tidak bisa menampung. itu sekitar 7000 orang,” katanya, Kamis (04/07).

Harmadi mengungkapkan, Istana Sakura secara resmi mulai dibuka pada tanggal 7 Juni 2019. Dengan mengusung konsep Jepang yang diterapkan dengan banyaknya replika bunga Sakura di lorong lorong jalan lengkap dengan Istana Jepang dan gunung Fujiyama. Replika Bunga sakura itu memang instragamable sehingga sukses mencuri perhatian warga Blitar untuk datang dan berswafoto.

“Setahun yang lalu saya sering ke Surabaya mengantar anak tes kepolisian. Di salah satu jalan Surabaya banyak pohon Tabebuya di situ saya tertarik dengan jalan itu,” terang Harmadi tentang inspirasi dibangunnya Istana Sakura.Selain replika bunga sakura, di wisata dengan luas 1,5 Hektar itu juga ditanam bunga Tabebuya.

Menurutnya Bunga Sakura tidak cocok ditanam di Blitar karena beriklim tropis dan akhirnya dibuatkan replika bunga sakura untuk menghadirkan nuansa Jepang di istana sakura. Tidak hanya itu, untuk lebih membuat wisatawan merasakan atmosfer Jepang, Istana Sakura juga menyewakan Kimono dan menyediakan Kafe makanan Khas Jepang.

“Istana sakura buka mulai pukul 08.00.- 17.00. Dengan harga tiket Rp 10 ribu pengunjung bebas berswafoto. Sedangkan, penyewaan baju kimono wanita hanya Rp 20 ribu saja dan Rp 15 ribu untuk Pria dan anak Rp 10 ribu,Harga itu sudah termasuk topi dan payung,” urai Harmadi.

Untuk mengembangkan istana Sakura, dirinya mengaku, melibatkan warga sekitar untuk berperan aktif mulai karyawan, pedagang sampai parkir kendaraan semua adalah warga dusun Kemloko desa Sidodadi.

“Parkir yang mengelola juga karang taruna. Adanya wisata ini sedikit banyak juga turut menggerakkan roda perekonomian warga,” imbuh Harmadi, pemilik Istana Sakura Blitar.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date