Waspada Lahar Dingin

Blitar, koranmemo.com – Memasuki musim penghujan dengan intensitas yang cukup tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar merilis peta lokasi rawan bencana. Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Heru Irawan mengatakan pengawasan bencana tahun ini difokuskan ke bahaya banjir lahar dingin Gunung Kelud terutama di Kaliputih, Kali Bladak, dan Kali Semut, yang melintasi 6 kecamatan diantaranya Gandusari, Wlingi, Nglegok, Ponggok Wonodadi, dan Udanawu. “Di jalur ini banyak tanggul dan DAM penahan yang rusak parah sehingga berpotensi terjadi banjir lahar dingin dalam skala besar,” kata Heru Irawan, Selasa (25/10).

Menurut Heru, bahaya longsor besar itu mengancam tebing dan perbukitan di 4 kecamatan diantaranya Wlingi bagian utara, Doko, Kesamben, dan Selorejo. “Rata-rata kontur tanah di wilayah itu sudah lapuk dan diduga dieksploitasi, sehingga jika hujan turun dengan intensitas tinggi dalam beberapa jam saja pasti muncul rekahan tanah yang berpotensi menimbulkan longsor besar,” jelasnya.

Heru mengaku sudah berkoordinasi dengan masing-masing kecamatan dan desa terkait pengawasan dan pengamanan wilayah bersama polsek agar ketika terjadi bencana minimal warga tahu jalur evakuasi dan cara menyelamatkan diri dengan benar.

Masih kata Ketua BPBD, selain 2 peta bahaya utama di Kabupaten Blitar itu BPBD Kabupaten Blitar juga terus mengawasi potensi terjadinya angin puting beliung di Kecamatan Ponggok.(rif)

 

Follow Untuk Berita Up to Date