Warung Bebek Goreng Terbakar: 1 Rumah Hangus, 2 Motor Ludes

Kediri, koranmemo.com – Warung milik Saifudin (33) warga Dusun Klodran Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri terbakar, Minggu (15/4). Akibatnya, satu rumah hangus serta dua sepeda motor milik korban ikut ludes terbakar hingga menyisakan kerangkanya saja.

Informasi yang dihimpun koranmemo.com, kejadian tersebut bermula ketika Nia Astriana pemilik warung bebek goreng tersebut menanak nasi menggunakan kompor gas. Setelah itu, Saifudin bersama keluarga keluar rumah untuk mencari makan pagi. Tidak berselang lama sekitar pukul 09.30 wib kepulan asap terlihat dari warung kontrakan Saifudin tersebut.

Sokip, warga setempat yang mengetahui pertama kali kepulan asap tersebut langsung mencari dimana penyebab asap. Setelah dilihat ternyata, tempat warung bebek goreng milik Saifudin yang disewa dari Tukini warga setempat terbakar.

Sejumlah warga mencoba mematikan api dengan alat seadanya, serta meminta bantuan kepada kepolisian dan pemadam kebakaran. Namun, rumah serta barang-barang milik korban tidak bisa terselematkan karena kobaran api semakin membesar.

Nia Astriana mengaku, terkejut dengan kabar warung miliknya terbakar. Pasalnya, waktu itu dia sedang menanak nasi untuk keperluan membuka warung bebek goreng miliknya. “Warung itu saya kontrak dari Pak Tukini, setelah menanak nasi saya pergi ke rumah untuk sarapan. Tiba-tiba saya dikasih tahu warung saya sudah terbakar,” katanya.

Akibat dari kejadian itu, dua sepeda motor milik korban yakni Honda Beat dan Honda Supra ikut terbakar karena pada saat kejadian masih berada di dalam warung. Satu sepeda onthel, dan perhiasan milik istri korban juga lenyap ikut terbakar, sedangkan warung semi permanen yang mayoritas terbuat dari kayu dan bambu itu pun tinggal menyisakan abu saja.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, setelah mendapatkan informasi dari warga setempat pihak kepolisian langsung menuju lokasi untuk membantu warga dan unit pemadam kebakaran memadamkan api. Namun, cuaca panas yang disertai angin membuat warung korban tidak tertolong.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya kerugian materil berupa dua sepeda motor, satu sepeda angin, perhiasan emas milik korban, dan perlengkapan warung dan bangunan semi permanen yang ditaksir mencapai Rp 50 juta,” jelasnya.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran itu berawal dari kebocoran pada tabung gas LPG yang digunakan istri korban untuk menanak nasi.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date