Warga Temukan Jasad Anak Korban Pladu di Sungai Brantas

Kediri, koranmemo.com – Warga Desa Badal Pandean, Kecamatan Ngadiluwih geger, Rabu (13/3). Menyusul ditemukannya sosok anak berusia 8 tahun di aliran sungai Brantas desa setempat. Diduga jenazah adalah Suryadi, warga Blitar yang hilang sejak beberapa hari lalu saat saat pladu (penggelontoran) sungai Brantas.

Kasi Humas Polsek Ngadiluwih Aiptu Anwar Sanusi mengungkapkan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Pagi itu Imam, warga sekitar sekitar sedang berada di sungai Brantar. Saksi melihat ada sosok jenazah sedang mengapung di aliran sungai Brantas desa setempat.

“Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Imam, warga sekitar saat berada di Sungai Brantas,” ungkap Anwar Sanusi.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih untuk tindakan lebih lanjut. Anggota Polsek Ngadiluwih bersama tim identifikasi Polres Kediri langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan evakuasi terhadap jenazah anak berjenis kelamin laki laki tersebut.

Aiptu Anwar menerangkan adapun ciri-ciri jenazah adalah berjenis kelamin laki laki dan berusia delapan tahun. Jenazah berambut hitam dan memiliki tinggi badan 110 cm. Saat ditemukan, korban menggunakan kaos warna hitam. Sementara saat ditemukan kondisi wajah dan tubuh korban sudah membengkak.

Dari hasil olah TKP, jenazah tersebut diperkirakan tenggelam selama tiga hari. Saat ini pihak keluarga korban sudah berada di Polsek Ngadiluwih untuk memastikan jenazah tersebut adalah Suryadi warga Dusun Mojo Desa Plosoarang Sanankulon Blitar yang diduga terjebur sungai Brantas pada Senin lalu.

Reporter Nuramid Hasyim

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date