Warga Pare Diamankan Usai Tawarkan Gadis di Bawah Umur

Kediri, koranmemo.com – Anggota Satreskrim Polres Kediri Kota, masih melakukan pemeriksaan serta penyelidikan terkait dugaan kasus prostitusi yang menawarkan gadis di bawah umur untuk teman kencan.

Tindakan ini dilakukan oleh RH (18) perempuan asal Desa Pare Kecatan Pare Kabupaten Kediri, di salah satu hotel di Kota Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Kamsudi mengatakan, petugas melakukan ungkap dugaan prostitusi setelah mendapat informasi mengenai praktik tersebut di salah satu hotel Kota Kediri.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, ternyata ada salah satu perempuan yang memang menawarkan jasa untuk kencan dan bahkan hubungan layaknya suami istri.

Selain itu, terlapor ternyata tidak menawarkan dirinya kepada para laki-laki hidung belang, namun justru menawarkan gadis di bawah umur, sebut saja Melati (16) yang baru lulus sekolah menengah pertama (SMP) di Kediri.

Dari informasi yang diperoleh Koranmemo.com, ternyata terlapor sudah melakukan transaksi dengan salah satu pelanggan. Petugas juga mengamankan beberapa barang bukti yang diduga hasil dari transaksi tersebut.

Dari tangan terlapor diamankan uang tunai sejumlah Rp 400.000, dua buah telepon genggam, serta satu kotak alat kontrasepsi.

Menurut Kamsudi, petugas berhasil melakukan ungkap kasus ini pada hari Kamis (16/5) sekitar pukul 23.30 WIB. “Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini,” jelasnya Sabtu (18/5).

Ditambahkan, terlapor diduga telah melakukan tindak pidana dengan sengaja menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi secara ekonomi dan / atau seksual terhadap anak.

Karena pebuatannya tersebut, terlapor menjalani proses hukum sesuai dengan Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan acaman hukuman penjara paling lama 10 Tahun.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date