Penertiban Eks Lokalisasi Semampir

Warga Minta Dikaji Ulang

Kediri, koranmemo.com – Ratusan warga eks lokalisasi Semampir, Kecamatan Kota mendatangi Balai Kota Kediri, Senin (21/11) pagi. Mereka meminta pemkot untuk mengkaji ulang rencana penggusuran eks lokalisasi Semampir.

Supriyo, kuasa hukum warga eks lokalisasi Semampir mengatakan, warga eks lokalisasi Semampir telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Surabaya. Rabu (23/11) mendatang, sidang ke-4 akan berlangsung dan pihak yang seharusnya menghadiri adalah dari pemerintah Kota Kediri selaku pemilik SHP. “Oleh karena itu, kami minta kepada pemkot untuk menghargai proses hukum tersebut dan menunda atau bahkan mencabut surat penggusuran bagi warga RW 5, sebelum proses hukum selesai,” kata Supriyo.

Warga Semampir juga meminta untuk dipertemukan dengan Walikota, namun akhirnya yang menemui adalah Sekretaris Kota, Budwi Sunu, Asisten Kesejahteraan Rakyat, Mandung Sulaksono, Kasatpol PP, Ali Muklis, dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dewi Sartika.

Sementara itu, Sekretaris Kota Kediri, Budwi Sunu mengungkapkan, pihaknya menerima aspirasi warga serta akan mempelajari ulang tuntutan warga eks lokalisasi Semampir. “Rencana pembongkaran akan tetap berjalan sebelum ada proses kekuatan hukum yang kuat, dan jika nanti ada somasi kedua kita juga akan terima,” ungkap Sunu.(dha)

Follow Untuk Berita Up to Date