Warga Kesal, Jalan Ditanami Pohon Pisang

Trenggalek,Memo – Sejumlah warga protes terhadap pemerintah. Mereka beramai-ramai menanam pohon pisang di jalan yang rusak dan berlubang, Rabu (8/4). Tepatnya di jurusan Gandusari – Bendo dan Kedunglura atau Desa Gandusari,Kecamatan Gandusari Trenggalek.Akibat kerusakan jalan, sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Warga yang merasa kesal dengan kondisi jalan jurusan Gandusari - Bendo dan Kedunglurah atau  Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari Trenggalek, akhirnya melakukan protes dengan menanam pohon pisang ditengah jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Warga yang merasa kesal dengan kondisi jalan jurusan Gandusari – Bendo dan Kedunglurah atau Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari Trenggalek, akhirnya melakukan protes dengan menanam pohon pisang ditengah jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Kekesalan warga ini juga akibat lambannya pemeritah melakukan perbaikan. Padahal jalan raya tersebut merupakan akses yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung.

Menurut Bambang (35), warga Desa Gandusari saat di konfirmasi Koran Memo, jalan ini sebenarnya belum lama diperbaiki.Namun pengerjakan oleh rekanan dinilai sangat jelek. Belum genap satu bulan sudah hancur dan dibiarkan sampai sekarang. Di musim hujan ini, lubang yang tadinya kecil kini cepat membesar. “Jika tidak segera diperbaiki akan membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Bambang menambahkan, mungkin warga kesal dan menanami pohon pisang,mungkin karena seringnya kecelakaan.Kebanyakan, kecelakaan terjadi akibat pengguna jalan menghindar jalan yang berlubang. Apalagi kalau hujan lubang-lubang itu tidak kelihatan karena tergenang .

Ponirah warga setempat membenarkan jika jalan tersebut sering terjadi kecelakaan. Selain itu lampu penerang jalan juga tidak ada.“Seperti tadi malam ada yang terjatuh hingga terluka cukup parah. Kami berharap pemerintah cepat tanggap dan segera memperbaiki,” katanya.(Par)

Follow Untuk Berita Up to Date