Warga Keluhkan Kenaikan TDL

Berkurangnya Kuota Voucher Listrik

Nganjuk, koranmemo.com – Dampak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sudah mulai dirasakan masyarakat di semua kalangan. Terutama bagi pemilik listrik prabayar. Mereka mengeluhkan saat pembelian voucher listrik, angka nominal pembelian berkurang saat diinput dalam kilometer listrik.

Sugiono (47), warga asal Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk mengatakan, satu minggu yang lalu dia membeli voucher listrik seharga Rp 100 ribu. Setelah diinput, ternyata angka kWh atau kilowatt-hour yang tertera di meteran jauh lebih rendah dari biasanya . “Pada saat dipakai untuk keperluan rumah tangga habis pada kurun waktu dua mingguan, sedangkan dulu masih bisa untuk sebulan bahkan bisa lebih,” ujarnya..

Dia menambahkan, dampak kenaikan TDL ini sebenarnya sudah dia rasakan sejak awal tahun ini.  Sugiono memang bukan termasuk dari golongan tidak mampu.  Jadi, dia tidak mendapatkan subsidi.  “Namun meski tidak bisa digolongkan sebagai keluarga tidak mampu, saya juga tetap merasakan beban akibat kenaikan TDL ini,” ujarnya.

Sementara itu, Amir Fauzi, Staf Transaksi Energi PLN Rayon Kabupaten Nganjuk  mengungkapkan, penyesuaian tarif TDL yang bakal terjadi setiap bulan ini, selain berpengaruh pada pelanggan listrik pasca bayar, juga berpengaruh pada pelanggan listrik pra bayar.

Pada Februari hingga Maret 2017 ini, tarif yang berlaku untuk pelanggan listrik pra bayar adalah Rp 1.467 per kWh. Jadi, jika pelanggan membeli voucher senilai Rp 100 ribu, berarti hitungannya adalah dikurangi dahulu dengan tarif Pajak Penerangan Jalan (PPJ) kemudian hasilnya baru dibagi dengan rupiah per kWh tersebut.

“Maka akan diketahui hasil yang akan didapatkan oleh pelanggan per kWh nya ini. Istilahnya, semakin tinggi tarif adjustment maka pulsa akan semakin rendah. Ini mungkin yang banyak dikeluhkan pelanggan kenapa nominalnya berkurang saat membeli voucher listrik,” tuturnya.  (dha)

Reporter : Yudha Kriswanto

Editor : Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.