Warga Jl. Semeru Bergolak, Tolak Dijadikan Jalan Masuk Perumahan Elite

Ponorogo, koranmemo.com Puluhan Kepala Keluarga (KK) di Jalan Semeru Gang 1 Kelurahan Nologaten Kecamatan Ponorogo bergolak. Warga tiga RT di Kelurahan Nologaten Kecamatan Ponorogo menolak keras kebijakan pihak kelurahan terkait pembangunan kawasan perumahan elite, Selasa (6/3).

Mereka memasang sejumlah sepanduk penolakan di jalan. Aksi 60 KK di RT 1,3, dan 4 Kelurahan Nologaten ini, dipicu akibat kebijakan pihak kelurahan dan Dinas Perhubungan (Dishub) awal Pebruari lalu. Dimana pihak kelurahan sepakat akan menjadikan kawasan Jalan Semeru Gang 1 sebagai akses masuk proyek pembangunan perumahan elite milik PT Graha Lestari Ponorogo, yang pembangunanya akan dimulai tahun ini.

Warga mengklaim, proyek pembangunan kawasan perumahan itu nantinya akan membawa dampak buruk bagi warga. Tidak hanya jalan dan rumah yang rusak, keselamatan anak-anak di kawasan ini pun menjadi terancam akibat hilir mudik truk pengangkut matrial.

Tokoh warga Jalan Semeru Gang 1, Suwarji menuding  pihak kelurahan Nologaten dan Dinshub sepihak dalam membuat kibijakan penggunaan jalan wilayahnya sebagai akses utama proyek perumahan elite tersebut.

Pasalnya, pihak kelurahan tidak sekali pun melakukan sosialisasi terkait hal itu. Terlebih, tiga kali melakukan rapat lingkungan tidak satu pun kata sepakat diperoleh,” Kami menolak tegas!!!, tidak ada sosialisasi sebelumnya, tiba-tiba jalan ini mau dibikin akses utama keluar masuknya truk proyek perumahan di Jalan Merapi,” ujarnya.

Suwarji mendesak, pihak Dinas Perhubungan dan Kelurahan bijak dalam membuat keputusan  yang berdampak luas terhadap warga sekitar. Pasalnya luas jalan di Jalan Semeru Gang 1 tidak cukup untuk hilir mudik truk proyek.

“Bisa kita lihat jalan ini luasnya cuman 3 meter kurang, apa layak untuk jalan proyek. Wong seperti ini saja sudah sering macet, apa lagi ada truk lewat mau lewat mana warga, sudah banyak kecelakaan disini, jangan ditambah lagi. Silahkan bangun perumahan tapi jangan lewat sini titik,” ungkapnya.

Rencananya, aksi penolakan ini akan terus dilakukan warga hingga pihak Dishub dan Kelurahan membatalkan penggunaan Jalan Semeru Gang 1 sebagai akses utama proyek perumahan elite. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dishub Ponorogo dan Kelurahan Nologaten belum bisa dikonfirmasi.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu