Wanita Taiwan ini Diamankan Petugas Imigrasi Blitar, Gara-gara….

Share this :

Blitar, koranmemo.com Siti Nafisah alias Hsia Chien Ti warga negara asing Taiwan (48) diamankan petugas Kantor Imigrasi (Kanim) Kls II Blitar, setelah ketahuan overstay selama 239 hari. Menurut Kanim Klas II Blitar, I Nyoman Gede Surya Mataram, yang bersangkutan datang kesini untuk memperpanjang visa kunjungan.

“Setelah kami periksa, ternyata overstay sangat lama, sehingga kami tindak dengan mendetensi langsung. Kalau sampai batas waktu yang ditentukan tidak juga direspon keluarganya di Taiwan, ya akan kita deportasi secepatnya,” jelasnya,Senin (17/7).

Saat ini pihak Kanim Blitar telah berkoordinasi dengan keluarganya di Taiwan untuk menyediakan tiket pulang. Pihak Kanim Blitar menjelaskan, yang bersangkutan ini memegang nomor paspor 302861572 diketahui datang ke Indonesia dengan visa on arrival melalui Bandara Juanda 19 Oktober 2016 lalu. Saat itu Siti mengaku akan berbisnis sembako di kampung halamannya dengan WN Jerman yang dikenalnya di Taiwan.

Namun wanita yang mantan TKI di Taiwan ini tertipu hingga ratusan juta. Hingga jadwal kepulangannya pada 17 November 2016 menjadi tertunda sangat lama. “Saya lama di Indonesia sebetulnya mau ngurus bisnis itu. Tapi karena tertipu jadi kelamaan di sini. Saya sebenarnya berniat mengurus perpanjangan visa ini sejak lama, tapi karena uang saya habis tertipu ya saya nunggu uang terkumpul lagi untuk memperpanjang visa,” kata Siti kepada petugas Imigrasi.

WNA yang tinggal di rumah orang tuanya di Desa Tawangbrak, Tawangsari Garum Kab Blitar mengaku tidak tahu kelebihan izin tinggal, akan disanksi penjara. ” Siti diketahui menikah dengan WN Taiwan bernama Lin Lie Chien. Dari pernikahan tahun 2000 itu mereka mempunyai satu anak lelaki. Sekitar tahun 2010, Siti melepas kewarganegaraan Indonesianya menjadi warga negara Taiwan,” imbuh Kepala Kantor Imigrasi kelas II Blitar.

Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *