Walikota Ingatkan Pelayanan di Dispendukcapil Semua Gratis

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menghadiri Sosialisasi Pelayanan Administrasi Kependudukan di Hotel Lotus Garden, Kamis (15/6). Dalam acara ini turut hadir Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ida Indriyati, Kepala Kecamatan, Kepala Keluraha, Ketua RT/RW yang ada di Kota Kediri, pimpinan gereja, lembaga swasta dan masyarakat.

Sosialisasi Pelayanan Administrasi perlu dilakukan untuk mengantisipasi penduduk yang masih takut untuk datang mengurus administrasi kependudukan di Kantor Dispendukcapil Kota Kediri. Dengan sosialisasi ini diharapkan warga yang seharusnya memiliki KTP segera mengurus  bila belum memiliki KTP.

Pentingnya memiliki KTP-el dan KIA ini agar masyarakat tidak mengalami problem dalam pelayanan  administrasi publik. Bagi yang sudah berusia 17 harus melakukan perekaman data sehingga bisa diterbitkan KTP-el dan tidak mungkin terjadi data ganda. Selain itu, saat ini masyarakat yang berusia 0 – 17 tahun harus mendaftar kartu identitas anak (KIA).

Menurut Mas Abu sapaam akrab Walikota Kediri, sosialisasi administrasi kependudukan ini penting dan harus diketahui oleh semua masyarakat, maka dari itu  perwakilan yang hadir di acara ini agar menyampaikan kepada warga di lingkungannya sehingga tidak takut untuk datang mengurus kartu identitas.

 “Tolong bila ada warga yang masih takut datang ke kantor kelurahan atau Dispendukcapil untuk dibantu dalam mengurus segala keperluan dalam pembuatan KTP nya. Saya ingatkan pelayanan di Dispenduk juga semua gratis tidak dipungut biaya,”ujarnya.

Selain itu Pemerintah Kota Kediri juga sudah melakukan  inovasi di bidang kependudukan untuk memberikan pelayanan optimal yaitu dengan pengadaan mobil keliling administrasi kependudukan agar pelayanan lebih cepat, dan mudah.

Selain digunakan untuk melayani masyarakat yang tidak sempat untuk ke kantor Dispendukcapil yang biasanya ada di Car Free Day Jalan Dhoho, mobil keliling ini juga bisa mendatangi rumah warga apabila terkendala dalam  melakukan pencatatan administrasi kependudukan seperti warga yang sakit. “Apabila ada warga sakit yang tidak bisa ke kantor Dispenduk bisa koordinasi terkait jadwal dengan petugas agar mobilya mendatangi rumah warga yang sakit tersebut,”ungkap Mas Abu.

Terakhir Mas Abu juga berpesan kepada para orang tua yang memiliki anak usia 0 – 17 tahun untuk mencatatkan kependudukan anaknya agar bisa memiliki KIA. “Data anak usia 0 – 17 tahun yang sudah didaftarkan akan tercatat di Kementrian Dalam Negeri dan anak harus punya KIA,”ujar orang nomor satu di Kota Kediri.

Perlu diketahui, dalam sosialisasi ini juga dilakukan penyerahan simbolis KIA kepada tiga lurah yaitu Lurah  Dandangan,  Sukorame dan  Singonegaran.

Reporter: Canda Adisurya

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz