Wali Kota Madiun Larang Mobdin untuk Mudik ke Luar Kota

Madiun, koranmemo.com – Pemerintah Kota Madiun melarang para pejabat yang mendapat fasilitas mobil operasional (dinas) digunakan untuk mudik Lebaran, khususnya keluar dari wilayah Kota Madiun.

‘’Memang sampai saat ini belum ada edaran dari gubernur maupun KPK. Tapi, berkacara Lebaran tahun lalu mobdin tidak boleh dibawa mudik ke luar kota,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Kamis (30/5).

Kebijakan serupa juga berlaku bagi kendaraan dinas milik Wali kota, Wakil Wali kota. Yang jelas, dia berharap semua pihak untuk mengikuti peraturan dan ketentuan yang berlaku. Kalau memang larangan mudik menggunakan mobdin diberlakukan, Maidi menyatakan tentu harus dipatuhi. ’’Yang jelas kami ikuti aturan. Karena itu merupakan instruksi dari pusat,’’ paparnya.

Sementara itu, dalam rilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebutkan, bahwa lembaga antirasuah tersebut mengimbau pimpinan instansi atau lembaga agar melarang penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi. Seperti menggunakan kendaraan dinas untuk mudik. ‘’Fasilitas dinas seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan kedinasan,’’ Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah.

Selain itu, KPK juga melarang permintaan dana, sumbangan atau hadiah sebagai THR oleh penyelenggara negara. Jika menerima gratifikasi berupa bingkisan makanan yang mudah rusak atau kedaluwarsa, dapat disalurkan sebagai bantuan sosial (bansos) ke panti asuhan atau pihak yang membutuhkan.

Reporter M Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date