Visa Wisata Banyak Disalahgunakan

Surabaya, Koranmemo.com-Program dari Presiden Jokowi untuk membebaskan visa kunjungan wisata ke Indonesia tidak berjalan sesuai rencana. Visa yang diberikan kepada 167 negara itu malahan dilapangan disalahgunakan. Banyak yang masuk Indonesia tapi tidak untuk wisata malahan untuk kerja.
Hal itu dikatakan oleh Ragil, kasi informasi imigrasi klas I khusus Surabaya. Sejauh ini data yang masuk dari dinas lainnya tidak ada kenaikan jumlah wisatawan asing.
Malahan banyak wisatawan asing yang masuk pakai visa turis malahan dibuat kerja. “Sesuai data tidak ada peningkatan, malahan banyak pelanggarannya,” katanya, Rabu (3/5).
Dia menambahkan sejauh ini selama 2016 sudah 46 orang asing dideportasi oleh imigrasi klas I Waru. Sedangkan pada Januari hingga Maret 2017 sudah 26 orang asing yang dipaksa keluar Indonesia.
” Untuk negara yang paling banyak Tiongkok dan Amerika, sedang negara lainnya rata-rata ada,” paparnya.
Pelanggaran yang dilakukan yakni mereka tidak melakukan wisata malahan kerja, ada juga yang izin tinggal sudah melebihi batas dan pelanggaran lainnya.
Untuk itu melalui Menkumham, Perpers 21 tahun 2016 mengatur visa wisata bebas kunjungan untuk 30 hari akan ditinjau ulang. ” Saya juga minta peran aktif masyarakat untuk melaporkan setiap orang asing yang tinggal di daerahnya. Mereka bisa telpon call center atau web www.imigrasi.co.id,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Alamuddin
Editor : Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.