Usai Dibangun, Gudang Logistik Pemilu Mangkrak

Madiun, koranmemo.com-Gudang penyimpanan logistik Pemilu di KPU Kabupaten Madiun, di Kecamatan Geger, hingga saat ini mangkrak belum difungsikan. Padahal, bangunan telah rampung dikerjakan sejak tahun 2017 lalu.

Ironisnya, bangunan yang dikerjakan CV Fikri Sentosa menelan anggaran ratusan juta rupiah bersumber dari APBD Kabupaten Madiun 2017 itu kini jadi tempat parkir sepeda motor staf KPU setempat.

Ketua KPU Kabupaten Madiun Wahyudi dikonfirmasi wartawan mengaku tidak memiliki pos anggaran untuk memindahkan logistik bekas pemilu 2014 lalu. Padahal angggaran dibutuhkan minimal mencapai Rp 50 juta. “Sekarang sedang kami fikirkan,’’ kilahnya.

Menurutnya, alokasi anggaran yang didapat  saat ini hanya untuk pos perbaikan kotak dan bilik suara. Anggaran itu pun berasal dari dana sharing Pemprov Jatim untuk gelaran pemilihan gubernur (Pilgub), nilainya mencapai Rp 21 juta.

Sedangkan ada ribuan kotak dan bilik suara hibah dari Jepang bekas pemilu 2004 silam itu rusak, belum diperbaiki dan tidak ada pengadaan ulang. ‘’Tapi, kami targetkan akhir bulan ini sudah diboyong ke gudang yang baru,’’ janjinya.

Logistik Pemilu yang sudah berusia 14 tahun itu, rencanakan juga akan dipakai untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 27 Juni nanti masih tersimpan di eks kantor KPUD di Desa Tiron, Kecamatan Madiun.

Setidaknya tersimpan sebanyak 6.770 kotak suara dan bilik sebanyak 3.073. Dan 168 kotak suara dan lima bilik dalam kondisi rusak total. ‘’Sudah kami cek dan inventarisir.  Dan dana yang tersedia untuk memperbaiki kotak suara dan bilik yang masih dapat digunakan,’’ ungkapnya.

Mengacu pada pemetaan tempat pemungutan suara (TPS), nantinya hanya akan ada 1014 TPS. Per TPS hanya membutuhkan 2.028 kotak suara yang masing-masing digunakan untuk tempat suara pemilihan bupati (pilbup) dan pilgub.

Reporter: Juremi

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.