UMK Kota Kediri Naik Rp. 140.862 Tunggu Evaluasi Gubernur

Share this :

 

Kediri, koranmemo.com – Upah Minimum Kota (UMK) Kediri pada tahun 2018 diperkirakan akan naik sebesar Rp 140.862, 91 dibanding UMK tahun 2017. Angka kenaikan UMK itu masih dalam proses evaluasi Gubernur, sehingga kenaikan tersebut bisa saja akan berubah tergantung dari kebijakan Gubernur Jawa Timur.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Kediri, Kristianto mengatakan, telah melakukan proses kenaikan UMK sesuai dengan instruksi Presiden. Menurutnya, proses menentukan kenaikan UMK tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, proses penentuannya adalah menggunakan rumus UMK tahun lalu dikali tingkat inflasi nasional dikali tingkat pertumbuhan inflasi nasional.

“UMK tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun sebelumnya kita mengadakan survei di beberapa pasar untuk mengetahui kondisi harga-harga kebutuhan hidup para pekerja sesuai dengan kebutuhan hidup layak. Tapi tahun ini sudah berbeda karena sudah ditentukan oleh pusat bagaimana prosedurnya,” ujarnya, Rabu (8/11).

Dari rumusan itu, UMK Kota Kediri untuk tahun 2018 naik menjadi Rp. 1.758.117,91. Sedangkan, UMK tahun 2017 adalah Rp. 1.617.255,00, sehingga naik sekitar Rp. 140.862.

Menurut Kristianto, kenaikan tersebut masih sementara yang diajukan oleh Pemkot Kediri ke Gubernur Jawa Timur. Dia mengungkapkan, ada kemungkinan UMK Kota Kediri berubah tergantung dari evaluasi Gubernur nantinya. “Angka ini kita usulkan ke Gubernur hari ini. Jadi ini baru usulan belum ditetapkan, karena yang berhak menentukan UMK adalah Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” tandasnya.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz