Tutup Ops Ketupat Semeru, Polresta Kediri Apel Konsolidasi

Kediri, koranmemo.com – Jajaran Polres Kediri Kota melaksanakan Apel Konsolidasi dalam rangka berakhirnya Operasi Ketupat Semeru 2019 dan Persiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), di halaman Mapolresta Kediri, Kamis (13/6).

Dalam Operasi Ketupat Semeru ini, setidaknya tercatat 339 petugas gabungan. Petugas yang diterjunkan di lapangan secara langsung ada 223 selain petugas Kepolisian, ada pula petugas TNI Kodim 0809/Kediri, Satpol PP Kota Kediri, Banser, Dishub, dan Saka Bhayangkara Kota Kediri.

Menurut Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi, Operasi Ketupat Semeru yang dilaksanakan mulai tanggal 29 Mei sampai 10 Juni itu tidak ada kejadian yang menonjol. Situasi kondusif tetap terjaga baik Kamtibmas maupun Lalu Lintas.

“Meskipun ada kenaikan mobilitas kendaraan di Kota Kediri selama Operasi Ketupat Semeru, namun Kamsertibcar Lantas tetap kondusif,” ujar Anthon.

Setelah Operasi Ketupat Semeru, lanjutnya, petugas melaksanakan patroli sekala besar, stasioner, dan pengawasan terhadap titik-titik yang dinilai rawan. Ini lantaran menjelang Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum. Meskipun dilaksanakan di Jakarta, namun tidak menutup kemungkinan akan berimbas pada daerah lain.

Petugas melaksanakan patroli seperti kantor KPU dan Bawaslu Kota Kediri, yang menjadi fokus dalam kegiatan ini seperti pengamanan gudang logistik. Tidak hanya itu, petugas juga meningkatkan kewaspadaan di tiap jajaran, mengingat ada kejadian pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, Madura.

Dengan demikian, sambungnya, petugas juga melakukan monitoring terhadap potensi-potensi kerawanan seperti pergerakan massa menuju ke Jakarta. “Kami imbau bagi masyarakat untuk mempercayakan hasil Pemilu kepada mekanisme yang ada,” imbuh Anthon.

Reporter : Okpriabdhu Matinya

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date