Tipu Puluhan Calon TKI, Diciduk Polisi

Lamongan, koranmemo.com – Purwanto (46) asal warga Dusun Beton Desa Megale Kecamatan Kedung Adem, Kabupaten Bojonegoro yang sebelumnya pernah ditahan oleh Polres Salatiga dengan kasus tindak penipuan, akhirnya diciduk oleh unit reskrim Polsek Modo Lamongan.

Tersangka diamankan lantaran diduga telah melakukan tindak penipuan untuk memperkerjakan korbannya ke luar negeri. Dia dilaporkan korban: Yoyok Subandono, Sugeng, Kudianto, Ahmad Afandi serta Suharjono, yang ke semuanya merupakan warga Dusun Gabang Desa Keduangrejo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku sekitar  bulan Januari tahun 2016, mendatangi rumah korban Yoyok bermaksud menawarkan lowongan kerja  ke luar negeri yakni ke Korea Selatan. Dia berjanji akan mempekerjakan korban di pabrik otomotif dengan gaji per bulan Rp 20 juta.

Namun, sebagai persyaratan, para calon pekerja harus mengeluarkan ganti biaya pemberangkatan sebesar Rp 60 juta. Janji pelaku saat itu kepada korban bukan sekedar tipu-tipu, melainkan melalui jalur resmi yaitu BNP2TKI serta  proses pengurusan surat suratnya cepat dalam satu hingga tiga bulan selesai langsung berangkat.

Dari janji manis pelaku saat itu, akhirnya korban beserta empat rekannya tertarik tawaran lowongan kerja ke luar negeri dan sanggup membayar biaya pemberangkatan sebesar Rp 60 juta. Kemudian, tepatnya tanggal 3 Febuari tahun 2016, sekitar pukul 10.00 WIB,  korban bertemu tersangka untuk melunasi biaya pemberangkatan.

Usai uang diserahkan, beberapa bulan hingga dua tahun, janji pelaku memberangkatkan ke luar negeri tidak kunjung ada bukti. Untuk menghindari dari penipuan, pelaku hanya diberi fasilitas sebuah penginapan (penampungan) di Jakarta, Bogor dan Salatiga Jawa Tengah.

Kapolres Lamongan AKBP Feby D P Hutagalung melalui Kapolsek Modo, AKP Dwi Narwito saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan pelaku tindak penipuan calon TKI.

“Penangkapan itu berdasarkan laporan korban ke  polisi K/LP/03/I/2018, tgl 23 januari 2018. Dengan kerugian sekitar Rp 300 juta. Modusnya, menjanjikan kerja keluar negeri kepada korban dengan tujuan di sebuah Negara Korea Selatan dengan gaji Rp 20 juta,” ungkapnya, Senin (12/2).

Ditambahkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka berserta barang bukti lima lembar kwintasi bukti penyarahan uang biaya yang ditandatangani tersangka, diamankan di Mapolsek Modo.

Setelah dilakukan penyidikan, tambah Dwi, tersangka telah menipu sebanyak 20 orang tapi yang melapor hanya lima orang. “Kepada semua yang merasa dirugikan oleh tersangka segara melaporkan. Tersangka melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara,” tandasnya.

Reporter: Suprapto/Fariz

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.