Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Kader Terpadu

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Dengan adanya kader terpadu di lingkungan desa maupun provinsi, program pemerataan pemerintah yang berguna untuk mensejahteraan masyarakat telah tercapai. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pembinaan kader terpadu di Desa Tanjung Kalang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman didampingi ketua tim penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, Ita Taufiqurrahman, Camat Ngronggot, Nafhan Tohawi serta perwakilan dari empat SKPD yakni Dinas Kesehatan, Dinas sosial, Dinas Pendidikan dan Dinas PPKB.

Ita Taufiqurrahman, bercengkrama serta menghibur bersama anak-anak TK dan Paud se-Kecamatan Ngronggot. Selain itu, Taufiqurrahman juga beramah tamah dan berbaur bersama masyarakat dalam beberapa lomba yang digelar dalam kegiatan tersebut dengan beberapa kader masyarakat yang meliputi kader posyandu, kader keluarga berencana, kader PAUD dan kader kesehatan.

Taufiqurrahman, Bupati Nganjuk mengungkapkan,  melaksanakan penyamaan program bersama kepala kecamatan dan kepala desa bersama-sama melakukan program yang lebih jelas, lebih nyata dan tentunya lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat. “Diharapkan nantinya para kader harus mampu melayani dan mengabdi kepada masyarakat dilingkungannya,” ujarnya.

Selain pembinaan kader, pemkab juga memberikan bantuan uang tunai sejumlah Rp 1 juta kepada 30 pedagang kecil. “Semoga uang tersebut menjadi semangat baru dalam bekerja dan dapat bermanfaat untuk menambah biaya kehidupan keluarga serta dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

Sementara itu, Ita Taufiqurrahman, ketua penggerak PKK mengungkapkan, di Desa Tanjung Kalang sendiri masih terdapat dua orang yang menderita gizi buruk. “Hal tersebut diharapkan mendapat perhatian lebih dari kader kesehatan yang mempunyai visi mengentaskan gizi buruk,” katanya.

Ditambahkan, Kecamatan Ngronggot wilayahnya cukup luas dan harus mendapat perhatian lebih dari kader kesehatan. “Ini perlu dikoreksi juga, disebutkan dari salah satu kader bahwa dana untuk gizi makanan tambahan kurang. Mungkin pak Lurah bisa berkoordinasi dengan Kepala Desa maupun Dinas Kesehatan untuk menambah hal tersebut. Dalam enam bulan kedepan gizi buruk yang ada di Kecamatan Ngronggot harus menjadi gizi kurang lalu dientaskan menjadi gizi baik,” pungkasnya.

Masyarakat berharap, pembinaan kader terpadu dapat terus ada dan terus berjalan degan dukungan Pemkab Nganjuk agar masyarakat lebih sejahtera.(adv/humaspemkab)

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *