Tim Joko Tingkir Bekuk Pelaku Curanmor  

Lamongan, koranmemo.com – Tidak membutuhkan waktu lama dalam mengungkap pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Lamongan. Setelah mendapatkan laporan korban kehilangan, tim Joko Tingkir Polres Lamongan bergerak cepat hingga pelaku dapat diringkus.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku atas nama M. Ajib (33) warga Desa Sidobinangun Kecamatan Deket berhasil diringkus tim Joko Tingkir Polres Lamongan beserta barang buktinya 1 buah unit motor kawasaki kaze nopol S 5341 JN.

Pelaku berhasil ditangkap satu hari setelah korban M. Zainudin (43) warga Dusun Pujut Desa Sidomulyo Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan mendatangi Polres Lamongan untuk melaporkan kejadian itu tanggal 03 Mei 2019.

Motor tersebut pada tanggal 02 Mei 2019 diparkir korban di teras depan rumah tanpa dikunci stang hingga larut malam. Keesokan pagi harinya, motor tersebut sudah tidak ada di tempat, dan kejadian itu diketahui salah satu tetangga korban.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat membenarkan penangkapan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atas nama M. Ajib warga Desa Sidobinangun Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan.

Kasus curanmor itu terungkap atas kerja keras tim Joko Tingkir hingga berhasil menggulung pelaku beserta barang hasil curian sebut 1 unit motor kawasaki kaze R. “Pelaku berhasil diringkus hari Sabtu, 4 Mei sekira pukul 22.00 WIB,” jelas Wahyu.

Ditambahkannya, tertangkapnya pelaku ketika tim Joko Tingkir Polres Lamongan melakukan pengembangan hingga mendeteksi keberadaan pelaku disekitar Desa Lonjong Kecamatan Glagah. “Saat dilakukan penangkapan dan interogasi, pelaku tidak mengelak dan mengakui jika pelaku telah melakukan pencurian itu,” ungkap Wahyu.

Hingga saat ini, pelaku masih dilakukan penyidikan tuntas oleh tim penyidik, sedangkan turut diamankan juga barang bukti 1 unit motor Kaze R. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, hingga kini pelaku masih dilakukan penahanan. Pasal yang diterapkan yakni 362 dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Reporter Fariz Fahyu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date