Tiap Kamis, Aktivitas di Sekolah Ini Gunakan Bahasa Jawa

Jombang, koranmemo.com  – Ada yang berbeda dalam aktifitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Pandanwangi, Kamis (8/11). Jika lazimnya interaksi guru dengan murid menggunakan bahasa Indonesia, Kamis (8/11) kemarin mereka menggunakan bahasa jawa. Apa yang sebenarnya terjadi?

Kepala Sekolah SDN Pandanwangi Sumariyono mengatakan, penggunaan bahasa jawa ini dilakukan sebagai salah satu cara melestarikan budaya jawa. “Mulai kami terapkan hari ini. Sudah mulai diterapkan oleh semua guru,” kata Sumariyono kepada awak media, Kamis (8/11) pagi.

Menurut Sumariyono, jika mengacu pada surat edaran (SE) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jombang, pelaksanaan masih akan diterapkan pada semester 2 di tahun ajaran 2018-2019. “Kalau menurut program dari dinas pendidikan, setiap hari kamis (penerapan bahasa jawa, red),” sambungnya.

Selain itu, lanjut Sumariyono, harapan lain dari penerapan bahasa jawa ini mempengaruhi perubahan sikap dan prilaku para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Insya Allah juga mempengaruhi karakter anak. Dalam tingkah laku saja, bahasa jawa ini seolah-olah bahasa tubuhnya juga mengikuti. Misalnya, nuwun sewu (permisi, bahasa jawa). Kalau kita menggunakan kata ‘nuwun sewu’, tubuh ini juga spontan menunduk,” tuturnya.

Masih menurut Sumariyono, para guru juga diwajibkan untuk menggunakan bahasa jawa saat memberikan materi pelajaran di setiap hari Kamis. “Ya, mengajarnya menggunakan bahasa jawa di hari itu. Semua mata pelajaran,” pungkasnya.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date