Tewas Usai Hadiri Peringatan 40 Hari Kakak Ipar

harapanKediri, Memo- Duka mendalam akibat kecelakaan maut bus Harapan Jaya nopol juga dirasakan keluarga Ibnu Marhaban (34), warga Jl Merbabu 1/16 Desa Dermo Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri.

Ibnu bersama Dina Ristiana (35) istrinya dan dua buah hatinya, Safira Azzahra (5) dan Anindia (2), Minggu (12/10) berangkat ke Surabaya untuk menghadiri peringatan 40 hari meninggalnya kakak iparnya. Kemudian pada Senin (13/10) pagi, Ibnu berpamitan kepada istrinya untuk pulang ke Kediri. Namun tak disangka,Ibnu justru berpulang untuk selama-lamanya.

Kerabat korban , Eko Dwi (26) mengatakan baru mendengar kabar saudaranya menjadi korban kecelakaan maut dari tetangga pada pukul 10.00 WIB. Namun dirinya beserta keluarga masih belum yakin kalau yang meninggal tersebut adalah Ibnu, saudaranya. “Saya diberi tahu tetangga kalau salah satu korbannya bernama Ibnu. Namun kami belum yakin kalau Ibnu tersebut adalah keluarga kami,” ujarnya kepada Koran Memo.

Ibnu yang merupakan warga asli Dusun Kradenan Desa Manyaran Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri akhirnya oleh keluarga diminta untuk dimakamkan di tanah kelahirannya di Kradenan.

Ayah korban, Yatiran mengaku sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Ibnu. “Dia anak baik dan pintar,” ujar pria tersebut sambil menahan kesedihannya.

Warga yang berdatangan di rumah duka juga merasa kehilangan sosok Ibnu yang selama ini dikenal baik oleh tetangga dan kerabat. Ibu korban, Supijah sendiri juga punya firasat buruk. Firasat tersebut dirasakan Supijah saat sedang menanak nasi. Ia mengaku tiba-tiba merasa sesuatu terjadi kepada putranya tersebut.

Para warga terlihat bergotong royong mempersiapkan penyambutan jenazah yang akan tiba di rumah duka. Rencananya setelah korban datang akan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.(c2)

 

Follow Untuk Berita Up to Date