Tertipu Iming-iming Jadi Honda

Tulungagung, koranmemo.com –  Binti Ropikah (46) warga Dusun Gondangsari Desa Jabalsari Kabupaten Tulungagun, Rabu (02/11) sekitar pukul 09.30 WIB melaporkan Siswanto (42) warga Kecamatan Sumbergempol ke Polres Tulungagung. Laporan itu terkait dengan dugaan penipuan penerimaan honorer daaerah (Honda). Akibatnya korban mengalami kerugian Rp 20 juta.

Binti Ropikah (46) ditemui Koran Memo di rumahnya mengatakan dia mendapat informasi adanya lowongan honda di lingkup pemkab dari keponakannya bernama Yulia Anggreini (27). Sedangkan Yulia mendapatkan informasi dari teman sekantornya Andreas (36) jika terlapor bisa mencarikan pekerjaan. Mendengar itu, Binti langsung menyuruh Yulia untuk mencari kejelasan tentang informasi tersebut. Setelah saling berkomunikasi akhirnya pada Sabtu (6/8) Siswanto ke rumah Yulia.

Siswanto lanjut Binti bersedia menguruskan tetapi dengan syarat harus menyetorkan uang sebesar Rp 20 juta. Saat itu Siswanto juga menjanjikan anak korban langsung bisa bekerja pada awal bulan September. Karena Yulia sudah dititipi uang sejumlah Rp 5 juta oleh korban maka uang tersebut langsung diberikan ke Siswanto. Kemudian pada Selasa (9/10) sekitar pukul 13.30 WIB Siswanto juga ke rumah korban untuk meminta uang pelunasan sejumlah Rp 15 juta. Karena memang sudah dipersiapkan, korban menyerahkan uang tersebut. “Saya hanya mempunyai anak satu, maksut saya agar dia bisa mendapat pekerjaan”, imbuhnya.

Namun hingga bulan November anak korban belum juga bekerja, dan Siswanto ketika dihubungi selalu berkelit. Binti lantas melaporkan masalah itu ke polisi. “Mengumpulkan uang dengan susah payah, malah kena tipu. Apa uang bisa kembali,”tanya Binti kepada koran ini.

Sementara itu Kapolres Tulungagung, AKBP Bhirawa Braja Paksa melalui Kasubag Humas, AKP Saeroji membenarkan laporan itu. Menurutnya, modus penipuan berkedok penerimaan honda di lingkup pemkab marak.   “Kalau ada rekrutmen tenaga honda pasti diumumkan secara resmi baik melalui papan pengumuman, media atau website. Makanya masyarakat harus tetap hati-hati,”pungkasnya. (yop/Jb)

 

Follow Untuk Berita Up to Date