Ternyata Hanya Ini Hukuman untuk Pembawa Sabu 6 Kg

Sidoarjo, koranmemo.com – Putusan 18 tahun kurungan penjara dan denda uang sebesar Rp 1 Miliar atau subsidair 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim kepada terdakwa Budi Hartono dinilai terlalu berat.

Hal demikian dinyatakan Penasihat Hukum terdakwa, Hasan Sodikin usai mengikuti agenda sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Rabu (03/09/2018).

“Barang bukti Sabu seberat 6 kilogram bukan milik terdakwa. Dan klien kami hanya sebagai kurir, jadi menurut saya putusan tersebut terlalu berat,” terang Hasan Sodikin usai persidangan.

Sebelumnya, terdakwa dituntut hukuman penjara selama 20 tahun dan denda Rp 3 miliar subsider satu tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Meski vonis yang dibacakan ketua majelis hakim Eko Supriyono terbilang rendah dibandingkan tuntutan JPU, pihaknya masih melakukan koordinasi alias pikir-pikir dulu. Pihaknya juga mengaku belum bisa memutuskan sekarang. Apakah banding atau menerima putusan.

“Kami perlu berkoordinasi lebih dalam dengan terdakwa dan perlu mempertimbangkan sejumlah hal untuk memutuskan. Menerima atau banding,” pungkasnya.

Perlu diketahui, terdakwa Budi Hartono diringkus petugas Polda Jatim saat berada di Terminal Purabaya di Bungurasih Sidoarjo pada hari Senin (09/04/2018) silam.

Dia diamankan lantaran kedapatan membawa Narkotika jenis sabu-sabu seberat total kurang lebih 6 kilogram yang dikemas dalam 5 paket plastik.

Barang tersebut dipaketkan dalam kemasan kardus. Barang tersebut diketahui berasal dari pengirim seseorang di Pontianak yang sampai saat ini masih DPO.

Terungkap, bahwa terdakwa mendapatkan upah sebesar Rp 20 juta untuk membawa Sabu sebanyak itu.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date