Terlibat Jaringan Pengedar Pil Koplo, Dua Pria Ditangkap

Jombang, koranmemo.com – Aparat Unit Reskrim Polsek Peterongan menangkap dua orang pria yang terlibat dalam jaringan pengedar pil koplo yang biasa beroperasi di wilayah hukum setempat. Mereka adalah BW (30), kernet, warga RT 023/ RW 007 Dusun Pengalangan Desa Segodorejo Kecamatan Sumobito dan TJH (33), serabutan, asal RT 022/ RW 007 Dusun Pengalangan Desa Segodorejo Kecamatan Sumobito.

Kasubbag Humas Polres Jombang AKP Hariyono menjelaskan, penangkapan terhadap kedua tersangka bermula dari penyelidikan atas maraknya peredaran pil koplo dobel L di wilayah sekitaran Peterongan.

Dalam penyelidikan, awalnya petugas mengamankan seseorang berinisial Ov, yang kedapatan membawa dua bungkus plastik klip berisi 16 butir pil koplo dobel L, Jumat (17/5). “Kepada petugas Ov langsung mengaku membeli pil dari BW seharga Rp 40 ribu,” kata Hariyono kepada wartawan, Senin (20/5).

Saat itu juga petugas bergerak mencari keberadaan BW dan dapat dibekuk di Jalan Brawijaya atau di bawah fly over Peterongan, Jumat (17/5) sekitar pukul 19.10 WIB. Dari tangan BW petugas menyita uang tunai Rp 50 ribu serta satu unit HP Xiaomi.

“Setelah diinterogasi, kepada petugas BW menyebut satu nama lagi yakni TJH (33),” papar Hariyono.

Perburuan terhadap TJH dilakukan saat itu juga. Akhirnya warga RT 022/ RW 007 Dusun Pengalangan Desa Segodorejo Kecamatan Sumobito tersebut dapat diringkus Jumat (17/5) sekitar pukul 22.30 WIB, di rumahnya.

“Barang bukti yang disita yakni 50 butir pil koplo dikemas dalam 7 plastik klip, 100 plastik klip dan uang tunai Rp 380 ribu,” ungkap Hariyono.

Selanjutnya, BW dan TJH digelendang ke Polsek Peterongan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Mereka diancam Pasal 196 Undang-undang RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkas Hariyono.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date