Terkendala Cuaca, Pencarian Bocah Terseret Arus Dihentikan Sementara

Kediri, Koranmemo.com – Pencarian Vita bocah berumur enam tahun yang terseret arus di Sungai Parung di Lingkungan Grogol RT 39/ RW 08 Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri dihentikan sementara. Kondisi cuaca dan medan yang gelap tidak memungkinkan untuk dilanjutkan pencarian pasca tenggelamnya korban pada Senin (22/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Pencarian akan dilanjutkan Selasa (23/1) mulai pukul 08.00 d ititik tak jauh dari tenggelamnya bocah yang diketahui masih duduk di bangku taman kanak-kanak tersebut.

Adi Sutrisno, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengatakan, pencarian dihentikan sementara lantaran terkendala medan yang gelap dan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.  “Tadi pencarian dimulai sekitar pukul 15.50 WIB setelah kami mendapatkan laporan. Tepat pukul 18.00 WIB pencarian dihentikan sementara karena kondisi cuaca,” jelasnya.

Ditambahkan, usai kejadian pihaknya bersama instansi terkait langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai. Namun setelah dilakukan pencarian hingga 1 kilometer, korban belum juga ditemukan. Warga yang coba menyisir di lokasi lain juga belum menemukan bocah malang tersebut.

Meskipun tidak terlalu dalam, namun kondisi arus sungai yang deras menjadi kendala petugas dalam proses pencarian korban. Apalagi saat ini intensitas air meningkat pasca hujan yang melanda Kota Kediri yang hampir terjadi setiap harinya.

“Dalamnya bervariatif. Mungkin sekitar 1 meteran paling dalam. Namun arusnya sangat deras. Mudah-mudahan sebelum bermuara ke Sungai Brantas, korban dapat ditemukan di sekitar Kelurahan Tosaren. Karena disitu ada semacam “penyaring” dari bambu yang berada di sungai,” pungkasnya.

Terpisah, Kompol Nurinsana Natsir, Kapolsek Pesantren Kota Kediri mengatakan, pihaknya baru mendapatkan laporan adanya bocah tenggelam itu sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan pengakuan tiga bocah yang selamat itu, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. “Korban tenggelam diduga ketika berenang,” imbuhnya.

Ketika itu korban bermain di sungai bersama kakak kandungnya dan dua temannya. Namun yang bermain di sungai sebanyak tiga bocah, sementara salah satu dari mereka menunggu di tepi sungai.

Tiba-tiba tengah asik bermain, korban terseret arus dan tenggelam. Mengetahui kejadian itu mereka segera berlari meminta pertolongan di rumah warga yang jaraknya sekitar 200 meter. Namun sayang ketika warga mendatangi lokasi, korban sudah tidak ditemukan.

Dari lokasi diamankan sepasang sandal jepit warna biru dan pakaian jenis rok warna biru dongker yang dipakai korban sebelum terseret derasnya Sungai Parung di Kelurahan Singonegara Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.