Terkait 12 Siswa Keracunan Roti, Polisi Akan Panggil Pihak Swalayan

Nganjuk, koranmemo.com – Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait kasus gejala keracunan dengan korban 12 siswa kelas 5 B SDN Ganung 1 Nganjuk, akhirnya penyidik Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Nganjuk akan memanggil pihak toko swalayan.

“Besuk Senin, 8 Oktober 2018 pihak toko swalayan yang menjual roti kadaluwarsa tersebut akan kami panggil untuk dimintai keterangan. Sedangkan sampel roti sudah kami kirim ke Labfor Polda Jatim,” beber AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta Kapolres Nganjuk saat konferensi pers, Minggu (7/10).

Diungkapkan, setelah menerima laporan adanya siswa keracunan roti, Unit Reskrim Polsekta Nganjuk langsung menelisik dengan mendatangi SDN Ganung 1 Kelurahan Ganungkidul Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Jumat (5/10).

“Waktu itu kita dapat informasi jika sebanyak dua belas anak mengalami mual-mual yang disinyalir gejala keracunan setelah makan roti tar yang dibeli dari sebuah toko swalayan yang sudah kadaluwarsa,” kata Dewa.

Langkah selanjutnya, kata Dewa, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Disperindag Kabupaten Nganjuk. “Sampai sejauh ini kami belum menetapkan tersangka. Karena proses masih berjalan,” tukasnya.

Diketahui, sedikitnya 12 anak siswa kelas 5B SDN Ganungkidul 1 Kecamatan/Kabupaten Nganjuk mengalami gejala keracunan dan dilarikan ke Puskesmas Nganjuk untuk mendapatkan perawatan intensif, Jumat (5/10) sekitar pukul 11.15 WIB. Ini setelah mereka mengkonsumsi roti ulang tahun yang dibeli dari sebuah toko swalayan.

Kejadian berawal saat salah satu murid berulang tahun. Mengetahui ada teman sekelasnya berulangtahun, salah satu siswi berinisiatif  menghubungi ayahnya via ponsel agar dibelikan roti ulang tahun buat temannya.

Selanjutnya kue tar yang dibeli dari toko swalayan tersebut langsung digunakan untuk acara ulang tahun yang kemudian dimakan oleh anak-anak murid kelas 5 B.

Tak lama setelah makan roti tersebut, anak-anak merasa mual dan pusing. Selanjutnya dibawa ke Puskesmas Nganjuk untuk dilakukan perawatan. Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke Polsekta Nganjuk, dan dilimpahkan ke Unit Pidsus Satreskrim Polres Nganjuk.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date