Tenun Ikat Bandar Kidul, Oleh-Oleh Khas Kediri

Kediri, koranmemo.com – Kelurahan Bandar Kidul memang terkenal dengan sentra kain tenun ikat yang sudah turun temurun berjalan dan sampai saat ini sudah semakin berkembang.  Letaknya tidak jauh dari pusat keramaian kota, yakni hanya sekitar 1 kilometer ke arah barat dari Alon-alon Kota Kediri.

Di sana, ada puluhan pengrajin yang terdiri dari beberapa kelompok produksi kain tenun. Tak sulit untuk menemukan pengrajin di sana.  Hampir setiap rumah di gang sebelah selatan Jalan Agus Salim Bandar Kidul Kota Kediri ini adalah pengrajin tenun ikat. Bagi wisatawan yang sekedar ingin mampir atau ingin membeli tenun ikat di sana, juga bisa melihat proses produksi karena tidak tertutup untuk umum.

Tenun Ikat Bandar Kidul memang sempat mengalami masa-masa surut pada era reformasi lalu. Namun seiring berjalannya waktu dan perekonomian di Indonesia membaik, tenun Ikat Bandar Kidul ini ikut semakin berkembang.

Hal ini tidak lepas dari dukungan pemerintah Kota Kediri yang selalu berupaya membangkitkan kembali kerajinan khas berupa barang ini.  Sebab seperti telah diketahui, Kota Kediri sebelumnya hanya dikenal kota yang memiliki banyak sentra makanan seperti Nasi Tumpang dan Tahu Kuning saja. Jadi saat ini warga wisatawan yang berkunjung di Kota Kediri juga tidak perlu khawatir karena seudah ada Cinderamata berupa barang asli dari Kota Kediri.

Saat ini kualitas tenun ikat juga semakin bagus dan juga motif, corak, dan warna juga semakin beragam. Beberapa motif kain antara lain adalah, ceplok, kawung, es lilin, salur, kali brantas, kuncup, dan beragam motif lainnya.

Barang berkualitas dengan pembuatan yang terbatas serta banyak peminat memang membuat kain ini dihargai cukup mahal. Tetapi, beberapa waktu lalu Pemkot Kediri telah memberikan pelatihan bagi pengrajin untuk membuat kerajian tas kecil berbahan Tenun Ikat Bandar Kidul yang nantinya bisa dijual dengan harga yang lebih terjangkau.

Hasil kain yang ringan, pembuatan yang rapi, dan awet karena tidak menggunakan benang sitetis merupakan salah satu keunggulan tenun ikat asli Kota Kediri. Untuk terus melestarikannya Pemkot Kediri juga mewajibkan isntansi untuk mengenakananya pada hari-hari tertentu.

“Setiap hari Kamis, semua instansi harus menggunakan pakaian dari Tenun Ikat Bandar Kidul sebagai bentuk dukungan dan  cinta kepada produk daerah sendiri,” tutur Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Kediri, Apip Permana.

Tidak hanya itu, setiap tahun pemkot juga mengadakan pemeran serta, fashion show serta mengenalkan produk ini keluar daerah. Dengan harapan, produk ini bisa dikenal oleh masyarakat dalam maupun luar negeri. (adv/pemkotkediri/dia)

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date