Tekan Rentenir Dengan Koperasi Desa

Kediri, Koran Memo – Koperasi simpan pinjam di Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo kini berjalan dengan lancar. Sejak didirikan hampir 7 tahun lamanya oleh perangkat desa, akhirnya tahun 2015 ini, hampir sebagian besar pelaku UMKM dan masyarakat di Desa Gampeng sudah menjadi anggota koperasi simpan pinjam ini. Menurut Nurbiah, salah satu anggota koperasi, aset koperasi simpan pinjam ini telah mencapai Rp 400 juta.

Masykuri didampingi istrinya, Rosyida, di acara pertemuan bersama anggota koperasi
Masykuri didampingi istrinya, Rosyida, di acara pertemuan bersama anggota koperasi

Untuk lebih memberikan semangat kepada para anggota koperasi, Selasa (20/10) kemarin, para pengurus koperasi mengundang Masykuri pada acara pertemuan rutin anggota koperasi. Harapannya setelah mendapatkan motivasi dari Masykuri, para anggota koperasi akan lebih giat dalam menjaga dan mengelola koperasi simpan pinjam tersebut.

Pada kesempatan tersebut Masykuri mengungkapkan apresiasinya kepada ibu-ibu pengurus koperasi simpan pinjam. Masykuri mengatakan, salah satu cara untuk menekan jumlah korban rentenir, adalah dengan menggiatkan koperasi di desa-desa dan kecamatan. “Dengan adanya koperasi, warga yang mungkin malas untuk mengurus peminjaman uang untuk modal usaha di bank karena letaknya jauh atau mungkin prosedurnya sulit, bisa meminjam di koperasi dan tanpa agunan,” ujar Masykuri.

Masih kata Masykuri, yang harus diingat oleh masyarakat adalah jangan karena dipinjami oleh koperasi, warga jadi bersantai-santai dalam pembayaran angsuran pinjaman. Mereka harus giat bekerja untuk mengembangkan usahanya agar bisa mengangsur pinjaman dan dana di koperasi bisa terus bergerak. “Koperasi adalah milik bersama, jadi jika satu mengalami kemacetan, tentu akan berimbas kepada yang lainnya,” tutur pria yang pernah menjabat sebagai Camat Gampengrejo selama 6 tahun ini. (c6)

Follow Untuk Berita Up to Date