Tekan Perceraian, Gelar Bimbingan Perkawinan

Lumajang, koranmemo.com– Kantor Kemenag Lumajang menggelar Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin di Aula Hotel Lumajang, Sabtu (21/4). Bimbingan dibagi tiga angkatan dengan total 90 pasang calon pengantin dilakukan pada 21 – 22 April 2018.

Kegiatan ini merupakan ikhtiar pemerintah, melihat tingginya tingkat perceraian. Diharapkan calonp Pengantin bisa membangun keluarga dengan  pondasi yang kokoh. Setelah menikah benar – benar siap mengarungi bahtera rumah tangganya dan membentukkeluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warrahmah.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang,  Muhammad, S.Sos, M.Pd.I pada paparannya yang  judul “Sungai Kehidupan”, banyak membahas tentang dinamika perkawinan. Perkawinan bukanlah hal yang statis, tetapi merupakan suatu yang dinamis karena memiliki banyak faktor dan dipengaruhi oleh proses yang terjadi.

Banyak perkawinan menjadi tidak harmonis atau bahkan gagal karena pasangan suami isteri tidak siap menjalani perannya dalam perkawinan bahkan tidak siap dengan berbagai tantangan yang datang silih berganti.

Kemenag akan menjadikan ini suatu kewajiban bagi setiap calon pengantin, walaupun selama ini program suscatin hanya menjadi kegiatan rutinitas saja.

Kabid Urais Bimsar Kemenag Provinsi Jawa Timur, DR. H. Husnul Marom, M.HI menyampaikan bahwa dalam waktu dekat program itu akan menjadi wajib bagi calon pengantin.

“Kalau tahun ini masih masa transisi, tahun depan 2019, calon pengantin akan diwajibkan ikut kegiatan bimbingan. Sertifikat bimbingannya nanti menjadi syarat menikah,” ujarnya.

Reporter :Abd Halim,Sp

Editor: Gimo Hadiwibowo

·

Follow Untuk Berita Up to Date